GerbangIndonesia, Lotim – Anggaran pengadaan obat untuk Lombok Timur yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 mengalami pemangkasan. Pemangkasannya pun mencapai 20 persen, khusus untuk penanganan Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Lotim, H Pathurrahman mengatakan, pengurangan anggaran untuk pengadaan obat dari DAK mencapai Rp 2 miliar. Sedangkan anggaran tahun sebelumnya sebanyak Rp 6 miliar.
“Untuk menyiasati pengurangan dana tersebut Pemda menyiasatinya melalui sumber dana lain yang dimiliki Pemda, ” terang Paturrahman, Rabu (19/5).
Kata dia, penyebaran Covid-19, tidak hanya berdampak pada pada kesehatan dan pelayanan publik, namun menurutnya berdampak juga terhadap DAK untuk pengadaan obat.
“Kita berharap ketersediaan obat di tahun ini yang didistribusikan ke 35 Puskesmas tetap tersedia,” katanya.
Adapun kebutuhan obat yang tersimpan digudang farmasi sebagian besar untuk warga yang menderita penyakit secara umum. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







