Masyarakat Lingkungan Gunung Sepang saat menanam puluhan pohon pisang sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA





GerbangIndonesia, Lotim – Ratusan masyarakat Lingkungan Gunung Sepang Lauk Kelurahan Denggen timur, Kota Selong Lombok Timur menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak, Selasa (1/6/2021). Aksi ini didasari warga yang protes terhadap Pemerintah Kabupaten Lotim terhadap jalan yang tak kunjung diperbaiki.

“Dari saya masih kecil jalan ini sudah begini, sampai sekarang. Dari informasi tokoh tua kita ini sudah 36 tahun belum pernah diperbaiki, terakhir diaspal dulu tahun1984,” terang Ketua Karang Taruna Kelurahan Denggen Timur, Satriawadi, Selasa (1/6).

Kata dia, jalan tersebut merupakan satu-satunya jalan rusak parah yang ada di Kecamatan Selong dan merupakan jalan penghubung dua kelurahan.

Kata Satriawadi, setiap tahun masyarakat mengajukan permohonan perbaikan, namun selalu dijanjikan untuk segera diperbaiki. Namun sampai saat ini tidak pernah terealisasi.

“Saat Bupati kampanye ke sini juga sudah dijanjikan, tapi hanya sebatas janji,” katanya kesal.

Penanaman pohon pisang sendiri dilakukan sepanjang jalan yang rusak, yakni sekitar 1,5 Km. Selain menanam pohon pisang, warga juga menanam pohon Kamboja sebagai simbol matinya pembangunan di lingkungan tersebut.

“Sekarang anak kami yang berkubang dengan lumpur ke sekolah. Masa sih harus menunggu sampai cucu kami juga berkubang dengan lumpur, baru jalan ini mau diperbaiki,” sindirnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jalan tersebut merupakan jalur utama warga menuju akses kesehatan dan akses pendidikan.

Sehingga warga berharap agar pemerintah daerah tidak hanya berjanji, tapi harus merealisasikan janjinya dalam pemerataan pembangunan.

“Di sini kan kelurahan, tapi kok jalannya seperti jalan hutan. Kami juga butuh jalan,” keluhnya.

Sementara itu, Camat Selong, Usman Jayadi mengakui masyarakat setempat sudah lama mengidam-idamkan perbaikan jalan tersebut. Namun memang keadaan anggaran tahun ini banyak dipangkas sehingga jalan tersebut belum bisa diperbaiki.

“Kami harap kepada masyarakat kita untuk menghentikan aksinya karena sudah ada respons dari Pak Bupati untuk segera dibangun,” janjinya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here