GerbangIndonesia, Lotim – Berawal dari kepeduliannya terhadap lingkungan, remaja di Dusun Gubuk Baret, Desa Pringgasela Kecamatan Pringgasela Lombok Timur mengajak semua masyarakat untuk beramal atau berdonasi menggunakan sampah.
Ketua Pemuda Gubuk Baret Rona Herizona menceritakan, kegiatan berdonasi mengunakan sampah tersebut bermula karena dirinya merasa prihatin dengan keadaan lingkungan sekitarnya yang penuh dengan sampah. Kegiatan tersebut juga untuk membangkitkan kesadaran masyarakat untuk beramal, sebab kesadaran masyarakat beramal dengan uang masih sangat minim.
“Mungkin kalau beramal dengan uang masyarakat sulit, jadi melalui sampah ini mereka bisa beramal. Jadi tidak hanya bersedakah itu menggunakan uang saja, tapi juga bisa dengan sampah,” ujarnya kepada gerbangindonesia.co.id, Sabtu (19/6).
Kata dia, jenis sampah yang diambil adalah sampah yang bisa didaur ulang. Seperti koran, buku bekas, besi dan plastik. Adapun sampah yang sudah dikumpulkan oleh masyarakat tersebut akan diamabil langsung oleh para pemuda. Kemudian hasil dari penjualan tersebut nantinya akan disumbangkan langsung kepada panitia pembangunan masjid, satunan kepada anak yatim dan piatu, orang tua jompo, fakir miskin dan orang yang membutuhkan lainnya.
“Biasanya sekali penjualan kita bisa mendapatkan hingga Rp 1 juta lebih,” katanya.
Sementara itu, Kepala Wilayah Gubuk Baret, M Hamdi sangat mengapresiasi dan sangat mendukung apa yang telah dilakukan oleh pemuda tersebut. Sebab kreatifitas tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya.
“Sebelumnya kami kasih tau dulu masyarakat tentang program ini, dan Alhamdulillah masyarakat menyambut baik,” terangnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut menurut Hamdi, ketika ada iuran untuk pembangunan masjid, masyarakat tidak perlu lagi meminta iuran dalam bentuk uang tunai. Akan tetapi masyarakat hanya cukup mengeluarkan iuran menggunakan sampah. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







