Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA





GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur bakal membagikan bantuan sosial berupa beras kepada keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terdampak Covid-19.

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy mengatakan, bantuan sosial tersebut berupa beras sebanyak 10 Kg. Bantuan tersebut bersumber dari beras cadangan Pemkab Lotim sebanyak 100 ton lebih.

Baca Juga: ZIS untuk ASN Bersifat Insidental, Hayyi: Hanya ASN Golongan Paling Rendah

“Pada saat PPKM Darurat Imbangan ini kita juga sudah melaunching program bantuan sosial dengan sasaran penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) dan Penerima BST,” beber Sukiman, Jumat (23/7).

Kata Sukiman, selain Penerima PKH dan BST, Pemkab Lotim juga akan menyalurkan bantuan beras kepada TKI yang dipulangkan dari luar negeri dan kepada korban PHK akibat pandemi.

Adapun untuk bantuan sosial tersebut, Pemkab Lotim sudah menyiapkan 28 ton beras dari beras cadangan dan 99 ton cadangan beras Pemkab Lotim yang ada di Bulog.

“Penyaluran Bansos ini masih dalam peroses pendataan. Berapa jumlah TKI yang dipulangkan serta jumlah korban PHK di Lotim,” katanya.

Baca Juga: ZIS untuk ASN Bersifat Insidental, Hayyi: Hanya ASN Golongan Paling Rendah

Jumlah bantuan sosial yang akan diterima oleh keluarga TKI dan Korban PHK tersebut sama jumlahnya dengan jumlah yang didapatkan oleh KPM PKH dan penerima BST yakni 10 Kg beras perorang. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here