Ummi Rohmi saat memimpin rapat yang berlangsung di Pendopo Wagub NTB, Selasa (10/8). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya mempercepat penanganan vaksinasi Covid-19 yang menyasar kepada ibu hamil dan menyusui. Namun hanya saja, kepercayaan ibu hamil untuk melakukan vaksinasi masih sangat minim, sehingga perlunya edukasi dari sektor tenaga kesehatan untuk dapat meyakinkan bahwa ibu hamil dan menyusui boleh untuk divaksin.

Baca Juga: Masyarakat Diminta Siap Hidup Berdampingan dengan Virus Corona

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah dan menghimbau kepada tenaga kesehatan agar dapat seirama dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait vaksinasi Covid -19.

“Agar dapat memberikan informasi dan  keyakinan kepada masyarakat terkait vaksinasi terutama ibu hamil harus dimulai dari tenaga kesehatannya terlebih dahulu. Dokter perawat bidan harus satu kata dalam memberikan informasi,” tegas Ummi Rohmi saat menerima rombongan BKKBN NTB yang berlangsung di Pendopo Wagub NTB, Rabu (25/8).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM,. MARS menjelaskan bahwa ibu hamil yang terpapar Covid-19 data dari bulan Januari-Juli 2021 sebanyak 159 orang, ibu bersalin sebanyak 79 orang, ibu nifas sebanyak 164 orang dan meninggal dunia sebanyak 18 orang.

“Ini menjadi antesi kita untuk dilakukan vaksinasi untuk ibu hamil. Yang sudah Dikes lakukan yakni telah dilakukannya pendataan  ibu hamil yang mendapatkan vaksinasi dan melakukan koordinasi dengan berbagai organisasi profesi,” ujar Kadikes NTB.

Sementara itu, Plt Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Drs. Sama’an, M.Si., akan melakukan vaksinasi kepada keluarga, termasuk ibu hamil target vaksinasi ibu hamil sebanyak 5.000 vaksin. Lokasi vaksinasi akan dilakukan di Kota Mataran dan Kabupaten Lombok Barat.

Baca Juga: Miris, Ini Alasan yang Bikin Ribuan Perempuan di Bandung Barat Memilih Jadi Janda

“Vaksinasi keluarga yang akan dilakukan di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat, kami mengimbau kepada masyarakat untuk datang ke tempat pelayanan vaksin karena yang akan melakukan vaksinasi oleh bidan-bidan praktek yang telah dilatih,” tutur Makripuddin. (ser)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here