Kepala BKPSDM Lotim, Salmun Rahman. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA Kepala BKPSDM Lotim, Salmun Rahman. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Lombok Timur yang mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berguguran. Hal ini diterangkan Kepala Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Lotim, Salmun Rahman. Dia mengatakan, dengan banyaknya para peserta yang gugur dalam tes SKD tersebut, diperkirakan akan banyak formasi PNS dan P3K yang kosong di Lotim.

Baca Juga: Digadang-gadang Maju di Pilgub NTB, Jawaban HBK di Luar Dugaan

“Rendahnya peserta yang tidak lolos tes SKD ini akan sangat berdampak bagi kekosongan formasi yang kita dibutuhkan, akan banyak formasi yang akan kosong, baik PNS maupun P3K-nya,” terang Salmun saat ditemui di ruangannya, Kamis (30/9).

Dari hasil evaluasi yang dilakukan, diperkirakan sebayak 78 formasi yang akan mengalmi kekosongan, baik formasi CPNS maupun P3K. Yang terdiri dari 16 formasi untuk CPNS dan sebanyak 62 formasi untuk P3K.

“Ini untuk sementara karena belum ada kebijakan kalau ada kebijakan, yang kosong itu akan diisi. Jika tetap tidak ada kebijakan, berarti kita kehilangan 78 formasi yang dibutuhkan,” katanya.

Salmun meyebutkan, dalam tes SKD tersebut tercatat sebanyak 252 orang peserta CPNS dan 6 orang peserta P3K tidak mengikuti tes tanpa ada keterangan dari peserta.

“Banyak yang tidak mengikuti tes SKD ini. Yang hadir hanya 2.563 peserta. Sedangkan untuk P3K hanya 374 yang hadir,” bebernya.

Kata dia, dari 2.824 peserta CPNS yang mengikuti tes SKD, tercatat sebanyak 968 peserta yang memenuhi passing grade. Sedangkan untuk peserta P3K tercatat sebanyak 127 peserta yang memenuhi.

Baca Juga: Lombok Football Club Bakal Kontrak Pemain Persiraja Hingga Persija

“Jadi sekitar 1.595 orang peserta PNS yang tidak memenuhi passing grade. Sedangkan untuk P3K yang tidak memenuhi passing grade sebanyak 247 peserta,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here