Kabid Kedaluratan dan Logistik BPBD Lotim, Iwan Setiawan. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur telah menetapkan wilayah Lotim menjadi siaga darurat bencana. Hal tersebut dikarenakan curah hujan pada bulan November ini sangat tinggi, sehingga sangat rawan terjadinya bencana alam. Penetapan setatus Lotim menjadi siaga darurat bencana tersebut berdasarkan peringatan dari BMKG dan SK Bupati Lotim.

Baca Juga: Jajal Sirkuit Mandalika, Presiden: Banyak Tikungan Tajam, Sulit untuk Saya!

“Bulan ini intensitas ujan sangat tinggi sehingga rawan akan terjadinya bencana. Makanya Lotim ditetapkan dalam status siaga darurat bencana,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lotim, Iwan Setiawan, Selasa (30/11).

Kata dia, keadaan cuaca sekarang inipl dengan curah hujan tinggi meyebabkan rawan terjadinya bencana alam. Seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung akibat dampak dari badai La Nina.

Kata dia, untuk mengantisipasi dampak tersebut, sejauh ini pihak BPBD Lotim bersama TNI-Polri, Damkar, dan RSUD secara bersama-sama melakukan misi penyelamatan bagi masyarakat.

“Semua wilayah sudah masuk dalam status siaga bencana, karena badai La Nina ini tidak bisa kita prediksi,” katanya.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Diresmikan, Jokowi: Kita Siap Jadi Tuan Rumah WSBK dan MotoGP

Sejauh ini, BPBD Lotim juga terus berkoordinasi bersama pihak BMKG untuk memantau pergerakan badai La Nina. Kendati demikian, dirinya berharap badai tersebut melewati Pulau Lombok agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here