Tersangka pencabulan saat dimintai keterangan oleh kepolisin di Polres Lotim. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Satrekrim Polres Lombok Timur mengamankan salah seorang pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang saat ini masih berumur (15) tahun dan masih duduk di bangku kelas IX SMP. Diketahui identitas pelaku atasnama MK, 25 tahun asal Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu Muhammad Fajri menceritakan, kejadian tersebut bermula ketika orang tua korban melihat video korban saat melakukan hubungan bersama di HP milik korban. Kemudian orang tua korban menanyakan soal video tersebut.

“Setelah orang tua korban mengklarifikasi video itu, orang tua korban merasa keberatan dan langsung melaporkannya ke polisi,” ujar Muhammad Fajri, saat ditemui di ruangannya, Kamis (2/12).

Aksi tersebut dilakukan sejak bulan Juli lalu. Adapun untuk berapa kali perbuatan tersebut dilakukan saat ini pihaknya belum bisa menyebutkan secara pasti. Sebab pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan.

Kata dia, berdasarkan pengakuan dari korban sementara ini, aksi tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka. Mengingat korban dan pelaku berstatus pacaran.

“Keterangan dari tersangka, mereka suka sama suka. Saat ini korban masih menjalani pemeriksaan. Kemarin kita juga sudah melakukan visum di RSUD R Soedjono Selong dan kita masih menunggu hasilnya,” paparnya.

Adapun korban dijerat dengn Pasal Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sementara itu, adanya berita terkait viralnya video syur tersebut di media sosial, Fajri menegaskan tidak benar karena tidak pernah disebarluaskan. Sebab video tersebut didapatkan langsung dari HP korban.

“Videonya tidak viral. Videonya juga kita akan dalami dan pelaku sudah mengakui perbuatannya,” katanya.

Sementara itu, pengakuan dari pelaku, korban dan pelaku sudah menjalin hubungan asmara selama dua bulan sejak bulan Juni hingga Agustus, dan aksi tersebut sudah dilakukan selama dua kali dirumah teman pelaku.

“Sekali dalam sebulan, kita pacaran sejak bulan Juli sampai bulan Agustus, sekarang kita sudah putus,” terangnya saat dimintai keterangan oleh Polisi.

Adapun, pelaku mengakui bahwa dirinya sudah memiliki istri dan baru menikah sejak lima bulan yang lalu. Sementara korban juga sudah mengetahui bahwa pelaku sudah beristri.

Korban yang saat ini masih duduk di kelas III SMP itu, dijanjikan sama pelaku untuk dinikahi setelah korban sudah SMA.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

“Tidak ada janji yang lain, cuman janji akan nikahi dia kalau dia sudah SMA nanti,” tutupnya. (Par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here