Penjual tuak saat disidang di PN Selong. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Pelaku pengedar miras yang berhasil diamankan oleh Satpol PP Lombok Timur beberapa waktu lalu hanya dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 750 ribu oleh Pengadilan Negeri Selong. Sebelumnya, dari tangan pelaku atasnama Irwan Satpol PP Lotim berhasil mengamankan barang bukti (BB) sebanyak 360 botol isian 1,5 liter perbotol.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

“Pelaku terbukti melanggar Pasal 2 Perda Nomor 8 Tahun 2002 tentang Larangan Memproduksi, Menjual dan Meminum-Minuman Keras. Tapi hukumannya cuman segitu saja?” ketus Kabid Penegakan Perda Satpol PP Lotim, Sunrianto dengan nada sesal.

Sunrianto mengaku sangat menyayangkan keputusan Hakim pada sidang kasus tipiring tersebut. Padahal BB yang diamankan tersebut tergolong cukup banyak.

Dirinya berharap, hukuman yang dijatuhkan kepada pelaku maksimal denda sebesar Rp 5 juta dan penjara 3 bulan. Melihat, BB yang cukup besar tidak sesui dengan hukuman yang diterima pelaku.

“Ini yang kita sayangkan kalau beredar di masyarakat itu dampaknya juga bisa muncul kasus pencurian karena habis minum biasanya orang tidak berpikir melakukan apa saja,” katanya.

Menurut catatan Hakim sendiri lanjut Sunrianto, sangat banyak kasus pencurian di wilayah Lotim seperti Curanmor karena dipengaruhi oleh Miras.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

“Kita harap pada sidang pelaku yang lain nantinya bisa diberikan hukuman yang lebih berat,” harapnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here