Kapolres Lotim, AKBP Herman Suriyono. FOTO LALU HABIB FADLI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Guna mengantisipasi adanya virus varian baru Omicron masuk ke Lombok Timur, Kapolres Lotim menekankan semua kepala desa/Lurah di Lotim untuk melakukan pengawasan di masing-masing wilayah. Khususnya kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lotim yang baru pulang di desa masing-masing.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

Kapolres Lotim, AKBP Herman Suriyono mengatakan, saat ini virus varian baru tersebut sudah sampai di Negara tetangga Singapura. Sehingga diharapkan semua Kades/Lurah tidak boleh lengah untuk mengawasi para PMI yang baru pulang dari luar negeri.

“Kalau PMI yang pulang secara resmi akan dilakukan isolasi, tapi yang kita takutkan adalah PMI kita yang pulang secara illegal. Dia pulang kampung tanpa isolasi, tapi ternyata bawa Omicron. Ini yang harus kita antisipasi,” ujar Kapolres, Sabtu (11/12).

Kapolres juga menekankan kepada Kades/Lurah yang lebih dekat dengan masyarakat untuk betul-betul memeperhatikan para PMI yang baru pulang dari luar negeri. Caranya dengan melaporkannya langsung kepada Satgas Covid-19.

Sebab kata dia, virus Omicron tersebut dinilai sangat berbaya. Bahkan masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi dua kali bisa tembus oleh virus tersebut.

“Selain mengantisipasi Omicron, penerapan protokol kesehatan juga harus diterapkan. Penggunaan masker adalah harga mati! Tolong ini sampaikan kepada masyarakat kita,” pintanya dengan nada tegas.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

Meski saat ini keadaan Covid-19 di Lotim sudah mulai aman dan telah mencapai hert immunity, namun Kapolres meminta masyarakat diharapkan tidak boleh jumawa. Tetap waspada dan antisipasi virus varian baru dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. (abi)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here