
GerbangIndonesia, Lotim – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di wilayah Kabupaten Lombok Timur merupakan keterpaduan antara TNI dan pemerintah sebagai upaya percepatan terobosan pembangunan di daerah pedesaan. Sehingga pada tahun 2022 mendatang, pelaksanaan TMMD difokuskan untuk pembuatan 25 sumur bor dan pompa hidram.
Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy menyampaikan, TMMD merupakan upaya peningkatan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain membuat sumur bor akan dilakukan juga rehab rumah tidak layak huni (RTLH) dengan total anggaran yang disediakan sebesar Rp 5.150.000.000.
“Pengerjaannya rencananya akan dimulai 2 Januari mendatang. Kami harapkan Kesbangpoldagri dan Kodim segera menyelesaikan berbagai keperluan adminstrasi pendukung,” ujar H Sukiman saat membuka rapat persiapan pelaksanaan TMMD, Kamis (16/12).
Dirinya meminta untuk dibentuk dua tim. Sehingga pada Januari-Maret 2022 akan difokuskan untuk pengerjaan rumah. Kemudian setelah selesai peresemian dan sebagainya akan difokuskan untuk pembangunan sumur bor dan seterusnya.
Ia mengingatkan pentingnya sumur bor yang didukung pompa hidram untuk desa yang sulit akses air bersih. Seperti Lendang Belo dan Terara. Dua desa tersebut memiliki posisi geografis yang tidak memungkinkan air untuk mengalir.
“Jadi kalau sumur bor mencari air di dalam tanah, sementara pompa air menaikkan air di tempat tertentu,” ungkapnya.
Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat dikoordinasikan lebih intensif serta melalui peninjauan lapangan.
Sementara Komandan Kodim 1615/Lotim, Letkol Inf. Amin Muhammad Said mengakui kesiapan pihaknya, termasuk mengatur strategi dan melakukan pemetaan untuk mempercepat proses pengerjaan tersebut.
Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19
“Ini adalah tantangan berat bagi kita, tapi kami yakin apa yang sudah menjadi target kita bisa tercapai,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






