Wakil Bupati Malang saat menghadiri Mujahadah Robu’ussanah Wahidiyah di Gedung Olahraga Balai Desa Wringinsongo Kecamatan Tumpang, Sabtu malam (22/1). FOTO SUGENG RAKINO/GERBANG INDONESIA




GerbangIndonesia, Malang – Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Ir. Bachrudin, MSi. MT serta Camat dan Muspika Tumapang menghadiri Mujahadah Robu’ussanah Wahidiyah di Gedung Olahraga Balai Desa Wringinsongo Kecamatan Tumpang, Sabtu malam (22/1).

Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB

Kegiatan yang juga dirangkai dalam rangka menyongsong Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara berlangsung dengan khusyuk dan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Wakil Bupati Malang menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan. Ia berharap semoga melalui kegiatan ini dapat semakin meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT dengan menjalankan tuntunan agama Islam sebagaimana yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, sekaligus dapat menjadi wadah silaturahmi, sehingga terjalin ukhuwah islamiyah yang kuat di antara umat Islam.

“Hari ini merupakan momentum yang bermakna dan menyejukkan bagi kita semua, khususnya sebagai umat Islam. Dimana pengajian umum hari ini juga dalam rangka menyongsong Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang kita tahu ada beberapa makna dan hikmah positif yang dapat kita ambil dari peringatan Isra Mi’raj ini,” kata Wakil Bupati Malang.

Wakil Bupati Malang mejelaskan bahwa, sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki kualitas sholat. Karena seperti diketahui bahwa dalam perjalanan Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW yang menerima perintah sholat, dari semula 50 kali sehari menjadi lima waktu sehari. Sehingga akan sangat rugi apabila kita meninggalkannya, dan perlu untuk kita sadari bersama bahwa sholat bukanlah beban, melainkan suatu karunia Allah SWT

“Isra Mi’raj juga mengisyaratkan bahwa perintah salat memiliki keistimewaan, karena Rasullulah sendiri yang menjemput perintah tersebut kehadapan Allah SWT. Hal ini hendaknya dapat kita maknai bahwa sesungguhnya hidup ini semata-mata hanya untuk ibadah. Maka dari itu niatkan semua kegiatan dengan niat untuk ibadah, dan mengawalinya dengan basmallah,” ucap Wakil Bupati Malang.

Kata Wabup, Isra Mi’raj menjadikan bukti bahwa Allah sangat menyayangi hamba-Nya. Isra Mi’raj sendiri terjadi pada tahun kesedihan, saat Rasulullah dilanda banyak cobaan. Dimana cobaan yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW sebelum Isra Mi’raj ini merupakan ujian untuk meningkatkan keimanan. Sama seperti pandemi Covid-19, dan juga berbagai bencana alam yang akhir-akhir ini sedang melanda negeri kita. Dimana sebaiknya hal ini juga dimaknai sebagai ujian kehidupan untuk meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah.

“Yakin dan percayalah bahwa orang yang dapat melalui cobaan dengan baik dan berpegang teguh pada syariat Islam, insyaallah akan mendapatkan karunia yang lebih besar dari Allah SWT,” ucap Wakil Bupati Malang.

Di akhir Wakil Bupati Malang mengajak untuk bersama-sama berniat membersihkan hati dan pikiran, bersama-sama berdoa agar Allah senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua, juga kepada negeri yang kita cintai ini.

Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB

“Mari kita doakan pula saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah, agar Allah SWT senantiasa memberikan mereka kekuatan dan ketabahan serta kesabaran dalam menghadapi ujian ini. Mudah-mudahan Allah SWT juga mendengar doa dan harapan kita, sehingga badai ujian dan cobaan ini segera berakhir,” tutupnya. (rkn)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here