
GerbangIndonesia, Lotim – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pendidikan Alam (MIPA) Universitas Hamzanwadi Pancor membuka Program Lentera Anak Negeri di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Lombok Timur, Senin (14/2).
Baca Juga: Rusunawa Kayangan Disulap Jadi ‘Hotel’ Penonton MotoGP
Dalam acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Bem Fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi, Presiden BEM Universitas Hamzanwadi, Unit Prestasi Universitas Hamzawadi dan dibuka langsung oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Sekaroh.
Ketua BEM MIPA Universitas Hamzanwadi Hariadus Solihin menyampaikan, program tersebut merupakan inisiasi dari Departemen Sosial Masyarakat BEM Fakultas MIPA Universitas Hamzanwadi. Mereka langsung terjun ke masyarakat untuk melaksanakan salah satu Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian.
“Giat ini adalah salah satu untuk melakukan tridarma perguruan tinggi dengan turun langsung di masyarakat husunya pada bidang pengabdian,” terangnya dalam sambutannya sat grand opening program Lentera Anak Negeri di Desa Sekaroh, Senin (14/2).
Dijelaskannya, dalam kegiatan tersebut akan fokus pada beberapa kegitan seperti pengembangan SDM, lingkungan sosial dan pariwisata. Dimana pada pengembangan SDM, setiap pagi para anggota mengajar di sekolah yang berada di Dusun Telone.
“Sedangkan untuk malam harinya kami pergi mengajar anak-anak untuk mengaji di masjid Dusun Telone Desa Sekaroh,” terangnya.
Kemudian pada bidang lingkungan, panitia menjalin kerjasama dengan para pemuda untuk melakukan pembersihan sampah di salah satu bibir pantai yang berpotensi untuk dikembangkan oleh masyarakat sebagai destinasi wisata.
Sementara itu, untuk mengembangkan parawisata ditempat tersebut, para anggota BEM bersama para pemuda dan masyarakat setempat akan mendekorasi dan melakukan penanataan di salah satu pantai yang ada di kawasan tersebut untuk dijadikan sebagai destinasi wisata.
“Kami sudah berkomitmen bersama para pemuda untuk mendekorasi salah satu pantai yang ada di sini untuk kita kembangkan menjadi parawisata agar bisa menarik para pengunjung,” katanya.
Sementara Sekdes Desa Sekaroh, Salman sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh BEM MIPA Universitas Hamzanwadi yang telah memilih Desa Sekaroh sebagai tempat penyelenggaraan Program Lentera Anak Negeri.
“Terimakasih saya ucapkan kepada BEM Universitas Hamzanwadi yang telah memilih desa ini sebagai tempat peyelenggaraan program ini,” ucapnya bangga.
Ia meyebutkan, masalah utama di desa sekaroh ialah masalah infrastruktur khususnya infrastruktur jalan. Sebab di dusun tersebut jalan merupakan persoalan mendasar yang dirasakan oleh masyarakat setempat. Mengingat jalan menyangkut semua sektor baik sektor pariwisata, sosial, dan ekonomi masyarakat.
Ia meyakini jika akses jalan di dusun telone sudah bagus, maka masalah parawisata, ekonomi dan masalah lainnya yang ada di dusun tersebut bisa teratasi dan Desa Sekaroh, khusunya Dusun Telone bisa lebih maju di masa yang akan datang.
“Salah satu wisata yang sangat bagus disini yakni Pantai Pink 3, namun banyak yang masih belum banyak yang mengunjungi karena belum dikelola dan akses jalan yang kurang mendukung membuat pengunjung mikir dua kali untuk berkunjung,” jelasnya.
Dirinya berhap pemda bisa memperbaiki akses jalan ke Dusun Telone. Sebab Dusun Telone memiliki destinasi wisata yang indah untuk bisa dikembangkan.
Sementara itu Unit Prestasi Universitas Hamzanwadi Pancor, Marzuki MPd menyampaikan, pihak kampus sangat mendukung penuh apa yang menjadi program dari mahasiswa. Dirinya berharap agar para mahasiswa husunya mahasiswa BEM Fakultas MIPA agar mampu menjadi garda terdepan dan melakukan pengabdian tanpa memandang wilayah maupun masyarakatnya.
Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..
“Kami sangat berharap agar para mahasiswa bisa menjadi garda terdepan untuk kemajuan wikayah baik dari segi pengembangan wisata maupun SDM masyarakat, khusunya di Desa Sekaroh ini,” tutupnya. (utm)
Editor: Lalu Habib Fadli






