Petugas PDAM KLU kesulitan membawa material untuk perbaikan pipa. FOTO DOK PDAM KLU/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Intensitas hujan tinggi dua hari belakangan ini menyebabkan banjir hingga longsor di sejumlah tempat di Lombok Utara. Tidak hanya warga yang terdampak, tetapi jaringan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Amerta Dayan Gunung Lombok Utara juga terganggu. Hal ini diungkapkan Direktur PDAM Amerta Dayan Gunung KLU Firmansyah, Rabu (16/3).

Baca Juga: Pria Asal Lombok Barat Ini Bawa Replika Mobil FI Sampai Sirkuit Mandalika Tapi Tak Boleh Masuk

Menurutnya, sejumlah pipa yang ada di Desa Selelos yang menghubungkan ke mata air Jongplanka terhantam longsor. Hal ini menyebabkan distribusi air ke dua Kecamatan yaitu Tanjung dan Pemenang mengalami gangguan. Jaringan pipa utama tersebut sampai saat ini masih diperbaiki kendati akses jalan dan geografi yang tidak memungkinkan maka pekerjaan tersebut baru bisa dilakukan kemarin. Pasalnya, jalan di sana (dekat PLTMH) juga tertutup material longsor sehingga hal itu harus dibersihkan terlebih dahulu sebelum pipa di perbaiki.

“Sekarang sudah mulai menyambung pipanya. Peralatan semua ada di atas, kalau cuaca bagus bisa segere selesai,” ungkapnya.

Dijelaskan, faktor cuaca di lokasi menjadi kendala tersendiri lantaran hujan ekstrim kerap melanda hingga hari ini. Transmisi utama yang terganggu tersebut diperkirakan setidaknya sekitar lima ribu pelanggan di dua kecamatan tersebut tak mendapat suplai air secara maksimal. Mata air Jongplanka menyuplai tiga Kecamatan termasuk Gangga namun Gangga bisa diatasi dengan bantuan Mata Air Skeper kendati debitnya saat ini juga belum mengalir secara maksimal.

“Gangga terbantu dengan suplai Skeper jadi tidak terganggu sekali, nah yang Tanjung Pemenang ini makanya kita terus bekerja. Kemarin karena akses di sana tertutup sehingga kita bawa alat dari PLTMH itu secara manual ke lokasi,” jelasnya.

Seluruh tim dikerahkan baik yang berada di unit cabang untuk mengatasi persoalan tersebut. Menyangkut kesiapan alat dan tenaga Firman menyebut sudah siap tinggal teknis pekerjaanya saja. Pihaknya mendapat bantuan Pipa HDPA 12 inch sepanjang 100 meter sebanyak 15 batang itu nantinya akan dimanfaatkan guna menganti sejumlah pipa yang rusak. Pihaknya memastikan dalam beberapa hari mendatang distribusi air sudah bisa kembali lancar jika cuaca bagus untuk mendukung perbaikan.

“Kalau cuaca bagus tidak hujan, hari ini bisa selesai paling besok sudah lancar lagi. Tapi kita lihat dengan kondisi, karena tahu sendiri sekarang tetap hujan di sana. Intinya kita masih berusaha,” katanya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk bersabar, kendati PDAM tidak tanpa upaya untuk distribusi air, pihaknya telah menyediakan 5 unit mobil tangki air bersih guna melayani kebutuhan masyarakat secara direct. PDAM bekerjasama dengan PMI Lombok Utara dalam mendistribusikan air tersebut. Bagi masyarakat yang membutuhkan air diimbau untuk langsung menghubungi pihak PDAM supaya bisa segera disalurkan. Selain itu mata air cadangan juga dimanfaatkan kendati debit airnya tidak besar sebagaimana Mata Air utama Jongplanka.

“Kemarin ada Hotel yang minta di suplai kita tetap layani termasuk warga juga. Makanya jika ada yang minta langsung kita arahkan tim untuk ke sana,” sebutnya.

Baca Juga: NasDem Godok Calon Presiden, Surya Paloh: Ada Tiga Nama

“Belum lagi kita sudah manfaatkan mata air cadangan ya walaupun debitnya kecil. Makanya masyarakat saat malam hari kalau bisa ditampung dulu airnya supaya bisa dimanfaatkan,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here