
GerbangIndonesia, Lotim – Guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lombok Timur, yang saat ini menduduki peringkat ke delapan. Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, HM Juaini Taufiq menekankan tiga point di sektor pendidikan.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Beberapa point itu diantaranya mempercepat penyetaraan pendidikan, dan menggandeng perguruan tinggi.
Dijelaskannya pula, Pemkab Lotim akan melanjutkan kerjasama atau bertemu kembali dengan beberapa perguruan tinggi yang sebelumnya sudah melakukan MoU.
Selain itu, dirinya juga menilai bahwa Lotim memiliki potensi yang bagus di sektor kesehatan. Salah satunya dengan dijadikannya Lotim sebagai daerah fokus penurunan angka kematian ibu dan anak sekaligus penurunan angka stunting.
“Kita bisa melompat lebih banyak dibandingkan kabupaten/kota lain. Ini strategi, manfaatkanlah dua situasi tersebut, yakni dimana Lotim mendapatkan rumah sakit kesehatan ibu dan anak, lalu kita sebagai fokus untuk lima kabupaten/kota penurunan AKB termasuk penurunan angka stunting,” kata Sekda.
Selain sektor pendidikan dan kesehatan, sektor ekonomi juga dinilai sudah bagus, dari aspek pemerataan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Lombok Timur, Hj. Baiq Miftahul Wasli menjelaskan selama tahun 2019-2022, berdasarkan hasil penghitungan BPS, IPM Lotim berada di posisi 8 dari 10 kabupaten/kota dengan nilai 66,66.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Kita butuhkan upaya percepatan, apalagi untuk mengejar target posisi ke-7 pada akhir RPJMD 2018-2023,” jelasnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






