
GerbangIndonesia, Lotim – Selama bulan suci Ramadan ini, Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Selong Kemenkumham NTB, menggelar pesantren kilat untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Kalapas Kelas II B Selong Purniawal menyampaikan,selama bulan Ramadan ini kegiatan narapidana secara penuh layaknya sedang berada di pesantren.
“Paginya itu mereka salawat pagi, dilanjutkan dengan belajar Alquran sampai salat Zuhur. Selesai salat Zuhur berjamaah mereka istirahat di kamar, baru jam 3 mereka bangun sambil menunggu salat Asar mereka belajar tajwid,” terang Purniawal, Rabu (20/4).
Kegiatan selanjutnya lanjut Purniawal, selasai salat Asar para narapidana belajar tafsir Alquran. Adapun untuk gurunya sendiri dengan melibatkan petugas-petugas yang ada di Lapas Selong.
“Untuk saat ini kita hanya memanfaatkan tenaga pembina yang ada di sini (Lapas, Red),” imbuhnya.
Selain itu, setelah selesai salat tarawih diisi dengan kegiatan kultum atau siraman rohani dengan mendatngkan ustad atau tuan guru dari luar.
Disebutkannya pula hal tersebut untuk memberikan pencerahan kepada para napi agar tidak lagi mengulangi perbuatannya dan mengubah dirinya. Kegiatan pesantren kilat tersebut juga nantinya akan masuk di dalam penilai untuk mendapatkan remisi.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Itu juga dinilai untuk bisa mendapatkan remisi,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






