GerbangIndonesia, Lotim – Sebanyak 176 orang Calon Jamaah Haji (CJH) berusia di atas 65 tahun asal Lombok Timur gagal berangkat tahun ini. Hal tersebut sesuai dengan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi yang tidak mengizinkan Lansia untuk melakukan ibadah haji tahun ini.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Kepala Kemenag Lotim, H Sirojudin mengatakan, jumlah CJH di Lotim yang berangkat tahun ini hanya 311 orang. Sementara jumlah CJH yang tertunda pemberangkatannya pada tahun 2020 lalu sebanyak 808 orang.
“Jadi dari 808 orang yang tertunda pemberangkatannya pada tahun 2020 lalu, dikurangi 176 orang yang tidak memenuhi kriteria umur, maka kita hanya kebagian 311 orang saja yang akan berangkat tahun ini,” kata Sirojudin saat ditemui di ruangannya, Selasa (10/5).
Adapun untuk jamaah yang akan berangkat tahun ini tentukan langsung oleh pusat, sehingga Kemenag Lotim hanya melakukan verifikasi ulang terkait kesiapan para jamaah yang akan berangkat.
Selain itu, dalam menentukan jamah haji yang berangkat tahun ini berdasarkan pada usia, jamah yang mendapatnya lebih awal dan jamah yang tertunda tahun 2020 lalu.
“Yang tertunda tahun 2020 lalu itu yang diambil nomor yang atas-atasnya, sehingga kemungkinan tidak dak melihat jumlah jamah haji yang tertuda tahun 2020 lalu. Kalau kita lihat dari jumlah jamaah yang tertunda kita yang paling banyak dibandingkan dengan Kota Mataram tapi kuota yang didapatkan malah lebih banyak. Tapi setelah diverifikasi kita di Lotim banyak yang mendapatnya belakangan,” terangnya.
Adapun terkait CJH Lansia yang belum bisa berangkat tersebut, dirinya belum berani berkomentar lebih jauh terkait kedepannya seperti apa. Namun dirinya berharap jamah tersebut untuk bersabar dulu sembari menanti kebijakan pemerintah Arab Saudi kedepannya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Tergantung kepada perkembangan dan kondisi nantinya, karena sekarang ini kan masih dalam kondisi Covid-19. Tapi mudah-mudahan tahun depan semuanya sudah membaik sehingga siapa saja boleh berangkat untuk ibadah haji seperti semula, tanpa adanya pembatasan usia,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







