GerbangIndonesia, Lotim – Sebanyak 74.527 masyarakat miskin di Lombok Timur bakal mendapatkan bantuan Set Top Box (STB). Bantuan ini digulirkan pasca perpindahan siaran dari analog menjadi digital.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Lotim, L Hariadi menyampaikan, jumlah yang akan mendapatkan STB tersebut dinilai masih sedikit dibandingkan dengan jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang ada di Lotim yakni sebanyak 965.422 orang.
“Penerima STB ini masih sedikit dibandingkan dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar di DTKS kita di Lotim ini. Hanya itu kuota yang diberikan oleh kementerian,” katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (7/6).
Adapun by name by adres penerima bantuan STB tersebut sudah ditentukan langsung oleh kementerian yang diambil langsung melalui data DTKS. Sehingga kata dia, pihak Dinsos Lotim tidak memiliki wewenang dalam menentukan siapa saja yang akan diberikan.
Guna memastikan STB tersebut tepat sasaran, Dinsos Lotim juga nantinya akan turun langsung melakukan verifikasi kepada KPM yang menerima. Meski KPM tergolong miskin, namun belum tentu masuk dalam kriteria yang mendapatkan bantuan STB.
“Jangan sampai nanti datanya keluar dari pusat tapi yang diberikan masyarakat yang tidak punya TV. Jadi sisa-sisa barang ini, yang diberikan STB ini ialah masyarakat miskin yang punya TV tapi masih menggunakan TV tabung bukan yang tidak punya TV. Jadi walaupun dia miskin dan BNBA-nya keluar kita akan alihkan ke yang lain, karena buat apa barang itu kalau dia tidak punya TV,” jelasnya.
Sejauh ini kata dia, data BNBA para KPM yang menerima bantuan tersebut belum dikirim oleh Kementerian. Hanya saja kementerian sudah menentukan jumlah kuota penerima di masing-masing kabupaten/kota.
Lebih jauh ia menyampaikan, nantinya bantuan STB tersebut tidak disalurkan langsung oleh Dinsos. Akan tetapi STB tersebut diserahkan langsung melalui TV melalui Pos.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Jadi bukan kita yang membagikannya langsung, tapi kementerian menyerahkan kepada Lembaga Penyiaran atau TV swasta melalui POS, jadi KPM mengambil di Pos nanti,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







