GerbangIndonesia, Lotim – Polres Lombok Timur mengerahkan semua anggota Bhabinkamtibmas untuk melakukan monitoring peyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di setiap kandang peternak di Lombok Timur.
Baca Juga: Free Practice Dimulai, Tiga Pembalap Indonesia Unjuk Gigi
Waka Polres Lotim, Kompol Zaki Maghfur menyampaikan, semua Bhabinkamtibmas akan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan (Diskeswan) untuk melakukan monitoring ke setiap kandang ternak. Tidak hanya ternak sapi yang saat ini banyak terjangkit, namun juga ke kandang-kandang ternak yang lain.
“Jadi tidak hanya kandang sapi saja yang akan dimonitoring tapi semua kandang baik itu kerbau, sapi dan hewan ternak lainnya,” ujar Zaki kepada wartawan, Senin (27/6).
Kata dia, monitoring akan terus dilakukan oleh polres Lotim bersama berbagai pihak untuk meminimalisir peyebaran virus PMK di Lotim. Termasuk juga dengan melakukan penyemprotan kandang, pemberian obat ternak dan melakukan isolasi terhadap hewan ternak yang terjangkit.
Terlebih dalam kata dia, dalam waktu dekat ini ummat Islam akan menjalani hari raya Idul Adha atau hari raya qurban, sehingga pihaknya akan terus berupaya untuk menekan angka peyebaran PMK di Lotim.
“Para Bhabinkamtibmas juga kita minta untuk membantu dan ikut bersama Dinas peternakan dalam proses vaksinasi hewan ternak,” imbuhnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Disebutkannya, sebanyak 254 Bhabinkamtibmas telah dikerahkan untuk melakukan monitoring dan diharapakan Bhabinkamtibmas yang ada di setiap desa bisa bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menekan angka peyebaran PMK. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







