GerbangIndonesia, Lotim – Penyaluran Dana Desa (DD) ke masing-masing desa si Lombok Timur saat ini masih terhambat. Ini dikarenakan banyaknya Kepala Desa yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) hingga pertengahan 2022 ini.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy pun menyayangkan banyaknya Kades yang belum melaporkan LPJ sampai saat ini. Sebab hal tersebut berdampak pada terhambatnya penyaluran DD tahap selanjutnya. Padahal menurut Bupati, hal itu merupakan kepentingan masyarakat luas yang seharusnya dilaporkan secepatnya.
“Ini kan kepentingan masyarakat, seharusnya dilaporkan secepatnya agar DD tahap selanjutnya bisa dicairkan lagi,” ungkap Sukiman kepada media saat ditemui di kantor DPRD Lotim, Senin (4/7).
Kata Sukiman, dirinya belum mengetahui motif para Kades yang belum melaporkan LPJ-nya sampai saat ini. Selain itu ia juga merasa malu kepada pemerintah pusat atas hal ini. Padahal pemerintah pusat telah menyalurkan dananya dan tinggal memenuhi persyaratan LPJ ini, agar dana bisa selanjutnya bisa disalurkan.
Diharapakan desa-desa yang belum melaporkan LPJ-nya agar secepatnya melaporkan mengingat sudah memasuki pertengah tahun. Ia juga tidak ingin kasus pada tahun sebelumnya terulang dimana penyaluran DD terhambat hingga akhir tahun.
“Kita tidak ingin kasus tahun lalu terjadi lagi sekarang, penyaluran DD jadi terhambat sampai akhir tahun,” katanya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Adapun untuk mempercepat pelaporan, pihaknya akan memberikan arahan sekaligus membantu para Kades agar bisa melaporkan LPJ-nya secepatnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







