Bupati Lotim HM Sukiman Azmy saat membuka Workshop Zakat Pertanian, FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy berharap zakat bisa berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan. Karena menurutnya zakat tidak semata-mata berorientasi pada individu sebagai pemenuhan kewajiban, tapi juga memiliki dimensi sosial yaitu menciptakan keadilan sosial.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Pengelolaan zakat oleh Baznas serta unit pengumpulan zakat yang ada di desa atau kelurahan sangat berperan penting untuk pengelolaan dan pemerataan distribusi zakat,” ujarnya saat membuka Workshop Zakat Pertanian, Jumat (12/8).

Ia juga meminta agar Baznas dapat mengelola zakat pertanian masyarakat halnya mengelola zakat profesi. Hal tersebut dilatari potensi pertanian yang dimiliki Lotim yang cukup besar.

Disebutkan luas panen padi di Lotim pada tahun 2020 lalu mencapai 73.306 hektare lebih dengan total produksi mencapai 407.504 ton. Sehingga jika diitung besaran zakat yang dapat dikumpulkan dari total produksi pertanian itu sangat besar.

“Belum lagi jika hasil pertanian dan perkebunan lainnya juga diitung,” ucapnya.

Dirinya berharap sudah seharusnya data potensi pertanian dan perkebunan Lotim dapat dihimpun untuk memproyeksikan potensi zakat pertanian masyarakat. Meski di satu sisi dirinya menyadari angka-angka yang dihasilkan nantinya tidak sertamerta menggambarkan potensi rill. Sebab masih ada peritungan nisab dan faktor lainnya. Akan tetapi, sedikitnya ada gambaran untuk menetapkan target dan pencapaian.

Bupati berharap agar workshop yang diselenggarakan Baznas Lotim ini dapat memberikan rekomendasi dan solusi demi peningkatan realisasi zakat di Lotim.

Sementara itu ketua Baznas Lombok Timur Ismul Basar berharap pengelolaan zakat pertanian sebagai klaster kelima dapat mendukung pencapaian target Baznas yang saat ini belum dapat optimal.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Salah satu tujuan pengelolaan zakat adalah meningkatkan pemanfaatan zakat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here