Budiman Satriadi Kepala Bidang P3KL Dinas Kesehatan Lotim. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Capaian Vaksin Booster Tahap kedua untuk tenaga kesehatan (Nakes) di Lombok Timur pertanggal 15 Agustus 2022 baru mencapai 1,045 Nakes atau sekitar 16,65 persen.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Padahal, pelaksanaan Vaksin Booster tahap kedua untuk Nakes ini sudah berjalan sejak tanggal 19 Juli 2022 lalu.

“Memang capaian kita masih rendah,” ungkap Kepala Bidang P3KL Dinas Kesehatan Lotim Budiman Satriadi saat ditemui di Selong, Selasa (16/7).

Minimnya capaian Vaksin Booster kedua di Lotim dikarenakan sebagian besar Nakes saat Vaksin Booster pertama menggunakan Vaksin Moderna. Sementara beberapa waktu lalu, droping Vaksin Moderna dari pusat masih terbatas.

Disebutkan Budiman, berdasarkan surat edaran terbaru dari Kemenkes bahwa Nakes yang telah melakukan Vaksin Booster pertama menggunakan Moderna, saat ini bisa melakukan Vaksin Booster kedua menggunakan Vaksin Pfaizer. Sehingga mulai dengan hari ini kita akan mulai menggunakan stok vaksin yang ada, karena setok vaksin yang ada saat ini Vaksin Pfizer sekitar 8 ribuan untuk stok Vaksin Booster kedua untuk Nakes di Lotim.

“Insya Allah kita bisa kejar capaianya ke depan,” katanya optimistis.

Sementara untuk capaian Vaksinasi Booster tahap pertama baik terhadap Nakes dan masyarakat umum lainnya diakui sudah melebihi 100 persen lebih.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Biasanya kan pemberian vaksin ini kita mulai dari Nakes dulu terus ke masyarakat umum, dan capaian kita untuk Booster pertama sudah mencapai 100 persen lebih,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here