Dirjen Binalavotas, Kepala BPVP Lotim, Sekda NTB saat Branding BLK menjadi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di halaman BPVP Lotim. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur, menjadi salah satu Balai Pelatihan Vokasi terbaik dari 21 BPVP yang tersebar di 16 Provinsi se-Indonesia.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Dirjen Binalavotas Kementerian Ketenagakerjaan RI, Budi Hartawan menyampaikan, bahwa berdasarkan arahan dari Presiden Kementerian Ketenagakerjaan untuk terus mengembangkan SDM yang ada di Indonesia, untuk itu Kementerian Ketenagakerjaan akan kembali membangun Balai Pelatihan Vokasi di 18 Provinsi lainnya.

“Mudah-mudahan tahun 2024 itu bisa kita selesaikan. Kenapa kita terus membangun BPVP karena hal itu merupakan salah satu cara kita untuk mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri,” ungkapnya saat menghadiri pekan pelatihan vokasi sekaligus baranding BLK menjadi BPVP Lotim, Minggu (9/10).

Kata dia, industri membutuhkan SDM yang dimiliki oleh Indonesia untuk membangun perusahaan maupun membangun Indonesia. Sehingga Indonesia bisa menjadi Indonesia emas pada tahun 2025 sesuai dengan yang ditargetkan sebelumnya.

Pelatihan yang diikuti di BPVP bukan sekedar pelatihan saja, namun pelatihan yang diberikan ialah bagaimana meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri.

“Dan pelatihan ini juga kita lakukan secara inklusif tidak kita membeda-bedakan siapa saja yang boleh ikut di dalam pelatihan,” ungkapnya.

Sementara itu Sekda NTB, Lalu Gita Aryadi menyampaikan bahwa dengan keberadaan BPVP ini diharapakan bisa membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya. Khususnya bagi usia-usia kerja yang siap memasuki lapangan pekerjaan.

“Ke depan lembaga ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, untuk meningkatkan kompetensi agar siap memasuki dunia kerja,” ungkapnya.

Terlebih lanjut Gita, Provinsi NTB merupakan tuan rumah perhelatan MotoGP dan pada tahun 2028 mendatang Provinsi NTB juga akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22. Sehingga diharapakan sedari awal masyarakat NTB harus mempersiapkan diri untuk menyambut event tersebut.

Keberadaan BPVP ini diharapkan masyarakat NTB tidak hanya menjadi penonton dari berbagai event yang bertarap internasional maupun nasional itu, namun masyarakat NTB harus bisa mendapatkan keuntungan secara ekonomis.

“Apa produk-produk yang mampu kita suguhkan yang mamapu kita hadirkan, mana kala ribuan penonton dari luar negeri dan luar daerah datang menyaksikan berbagai perhelatan itu, kami Pemprov NTB siap bersinergi dengan BPVP Lotim,” pungkasnya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Dirinya berharap agar masyarakat NTB khususnya masyarakat Lotim agar betul-betul memanfaatkan keberadaan BPVP tersebut untuk meningkatkan kompetensi masing-masing. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here