GerbangIndonesia, Lotim – Adanya kabar hilangnya vaksin imunisasi anak di Puskesmas Selong Senin pagi (17/10) akhirnya ditemukan. Vaksin tersebut nyatanya tidak hilang, namun hanya salah tempat disimpan. Hal itu ungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H Fathurrahman.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
“Setelah saya menerima kabar dari teman-teman saya langsung cek ke Puskesmas Selong, saya konfirmasi langsung ke bagian yang mengelola vaksin dan Kapusnya dan saya lihat vaksinnya masih ada di sana. Masih utuh tidak ada yang hilang,” ungkapnya saat ditemui di ruangannya, Senin (17/10).
Diakuinya pagi tadi memang sempat di kabarkan satu box berisi vaksin imunisasi anak hilang, lantaran vaksin tersebut tidak ditemukan di box tempat penyimpanan biasanya. Sehingga pihak Puskesmas Selong menganggap vaksin itu telah hilang.
Di Puskesmas Selong sendiri terdapat tiga box khusus tempat penyimpanan vaksin. Namun ketika vaksin itu disimpan, pihak Puskesmas Selong tidak menyimpannya di tempat biasanya.
“Itu vaksin gratis untuk baby yang diberikan rutin ketika posyandu. Petugasnya hanya salah taruh saja. Karena tidak ditemukan di tempat biasa tapi setelah dicari di tempat penyimpanan yang lain vaksinnya ada. Kalau pun dia benar-benar hilang mau digunakan untuk apa, kecuali obat-obatan yang lain, ini vaksin gratis,” ungkapnya.
Dengan adanya kejadian tersebut dirinya berharap semua Puskesmas maupun Rumah sakit di Lotim lebih memperhatikan tatakelola penanganan dan SOP penyimpanan vaksin dan obat-obatan.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Kejadian ini ada hikmahnya buat kita semua, agar kita kedepan lebih hati-hati dan teliti lagi dalam menyimpan sesuatu,” ungkapnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







