Bupati Lotim HM Sukiman Azmy. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur akan menambah jumlah tenaga Kesehatan (Nakes) khusunya perawat di masing-masing Polindes dan Pustu yang ada di Lombok Timur.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy menyampaikan saat ini jumlah tenaga yang ada di Masing-masing Polindes dan Pustu hanya berjumlah satu orang saja, sehingga jumlah tersebut akan ditambah minimal tiga orang di masing-masing Pustu dan Polindes.

“Saat ini di seluruh polindes dan Pustu jumlah perawatnya hanya satu orang, bagaimana kalau nanti kita buat regulasi dimana masing-masing Pustu dan polindes itu minimal ada tiga orang,” beber Sukiman saat pelantikan dewan pengurus daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Lombok Timur, di Pondopo Bupati, Rabu (02/11).

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus untuk menampung tenaga perawat yang ada di Lotim. Sebab kata dia, tenaga perawat yang baru saat ini terlalu banyak dan hanya menumpuk di satu tempat saja yakni di RSUD dr Soedjono Selong.

Tidak hanya itu, alumni kesehatan di Lotim saat ini juga di sebutkan jumlahnya sangat banyak dari berbagai perguruan tinggi di NTB dan luar daerah, sehingga lepasan baru ini diharapakan memiliki tempat untuk mengembangkan potensinya sehingga bisa menjadi perawat yang proporsional.

“Alumni yang baru ini sekarang jumlahnya sangat banyak dari berbagai perguruan tinggi kesehatan di NTB maupun di luar NTB, sehingga mereka butuh tempat untuk mengembangkan kemampuannya. Sehingga jangan sampai nanti mereka tidak hanya kumpul di satu tempat saja, di RSUD dr Soedjono Selong saja, karena perawat di RSUD dr Soedjono Selong sudah terlalu banyak,” ungkapnya.

Meski akan ada penambahan jumlah tenaga perawat di masing-masing Pustu dan Polindes, namun Pemkab Lotim tidak akan melakukan perekrutan tenaga baru. Melainkan tenaga perawat yang sudah yang hanya menumpuk di RSUD dan Puskesmas itu yang akan dipindah ke masing-masing Pustu dan Polindes.

Perekrutan tenaga baru akan membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk membiayai, sementara kata dia anggran Pemkab Lotim saat sangat terbatas.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Tidak, kita tidak akan melakukan perekrutan tenaga baru, tapi tenaga yang ada di RSUD itu yang akan kita pindah supaya mereka tidak menumpuk di satu tempat saja, kita tidak punya anggaran untuk merekrut tenaga yang baru,” pungkasnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here