Kepala Dinas DPMPTSP Lombok Timur Ahmad Dewanto Hadi. FOTO SUPARDI/ GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Seluas 38 ribu hektare lebih sawah di Kabupaten Lombok Timur menjadi sawah lindung. Namun luas tersebut di beberapa lokasi saat ini sudah bayak dialihfungsikan menjadi perumahan, kawasan perumahan dan bangunan lainnya.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

“Tidak menutup mata bahwa sawah itu di beberapa lokasi sudah berubah menjadi peruntukan lain. Ada yang menjadi rumah, kawasan perumahan dan lainnya,” ungkap Ahmad Dewanto Hadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Kamis (10/11).

Mengantisipasi penyempitan sawah lindung di Lombok Timur, Dewanto meyebut harus disediakan lahan seluas 5 ribu hektare sebagai lokasi pembangunan kawasan perumahan atau kawasan investasi, ketika sawah lindung sudah ditetapkan.

“Kita harus siapkan 5 ribu hektare sawah untuk mengantisipasi alih fungsi ini. Ketika luas sawah lindung sudah ditetapkan nanti, kita tidak repot kalau ada investasi yang masuk,” ujarnya.

Pengurangan 5 ribu hektare sawah yang diperuntukkan untuk kawasan pembanguanan itu, menurutnya tidak akan mengurangi pasokan padi maupun beras bagi masyarakat Lombok Timur.

Sebab, dari hasil analisa yang dilakukan pada tahun 2020 lalu. Lombok Timur masih kelebihan konsumsi sebanyak 67 Kg perorang pertahun. Sehingga dengan kondisi lahan yang ada saat ini dinilai masih mampu menyedikan kebutuhan pangan bagi masyarakat Lombok Timur.

“Pengurangan 5 ribu hektare lahan itu tidak serta merta menjadi kawasan yang langsung terbangun, namun butuh proses, selama masih belum terbangun masih bisa menjadi sawah. Tetapi ketika orang mau buat perumahan sudah ada tempatnya, tanpa harus menganggu kawasan yang lain,” tegasnya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Diakuinya saat ini banyak sawah lindung yang telah dialih fungsikan menjadi kawasan perumahan, padahal sawah-sawah tersebut merupakan sawah yang masih sangat produktif. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here