Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy saat menyerahkan SK kepada PPPK yang lulus pada seleksi 2022. FOTO IST/GERBANGINDONESIA


.

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy meminta kepada para peserta yang mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tidak mudah percaya dengan bujuk rayu para calo. Terlebih dengan janji-janji manis untuk bisa lolos pada seleksi CPNS.

Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..

Hal itu disampaikan Bupati pada acara penyerahan surat keputusan pengangkatan PPPK tenaga kesehatan formasi 2022, Rabu (17/5).

“Jangan mudah percaya calo CPNS. Selamat saya ucapkan kepada semua yang menerima SK hari ini,” ungkapnya.

Disebutkan, berdasarkan amanat UU No 5 tahun 2014 tentang Manajemen ASN bahwa ASN dikategorikan menjadi dua, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Seleksi pengadaan ASN dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah melalui penilaian secara objektif berdasarkan kompetensi, kualifikasi, serta persyaratan lain yang dibutuhkan.

Pengadaan calon ASN sendiri dilakukan melalui tahapan perencanaan, pengumuman lowongan, pelamaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi dan pengangkatan menjadi ASN.

“Semua yang lulus ini adalah orang-orang yang beruntung karena ini bersifat nasional dan langsung diperiksa melalui komputer,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan agar para ASN yang menerima SK tersebut dapat menciptakan budaya malu dalam kehidupan sehari-hari. Adapun budaya malu tersebut malu datang terlambat ke kantor dan malu melayani dengan tidak baik.

Dalam kesempatan itu juga, Sukiman menekankan agar para ASN harus tulis dan ikhlasan dalam melayani masyarakat yang ditunjukkan melalui wajah.

“Jika wajah kita rangas, masyarakat tidak akan mau datang, tetapi jika menyambut mereka dengan senyuman maka masyarakat pun akan berbondong-bondong. Inilah kenapa fasilitas kesehatan swasta lebih laris ketimbang milik pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar malu tidak bekerja dengan baik. Meninggalkan pekerjaan dengan alasan sepele dan meminta agar para ASN bisa berprestasi, serta memiliki dedikasi dan loyalitas yang tidak tercela.

“Tunjukkan dan dedikasikan kepada masyarakat sebab prestasi, dedikasi, dan loyalitas adalah tolok ukur jika menginginkan karir yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, H. Mugni melaporkan jumlah pendaftar secara keseluruhan sebanyak 2.579 orang. Namun setelah dilakukan seleksi administrasi, pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan berhak ikut serta dalam seleksi kompetensi sebanyak 2.205 orang. Sementara pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 374 orang.

“Pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi PPPK Tenaga Kesehatan ini dilaksanakan di lokasi tes mandiri BKN yang di Ballroom hotel Lombok Raya Mataram 10 – 17 Desember 2022 lalu,” sebutnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

Dari hasil pengolahan nilai oleh Panitia Seleksi Nasional (PANSELNAS), dari 2.086 peserta, yang memenuhi nilai ambang batas 230 peserta. Terdapat kekosongan 25 formasi dari 255 yang tersedia. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here