
Gerbangindonesia, Lombok Utara – Ruas jalan nasional Tanjung – Bayan di Kabupaten Lombok Utara (KLU) mulai dibangun Pemerintah. Jalan sepanjang 41,6 Km yang dibangun dari jembatan Sokong Tanjung hingga ke Kokok Putek Bayan tersebut tentu akan sangat berdampak dan mengganggu aktifitas masyarakat. Maka itu, Bupati Lombok Utara (KLU) H. Djohan Sjamsu meminta kepada masyarakat untuk memberi permakluman terhadap aktifitas pembangunan tersebut.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Kepada masyarakat diharapkan pengertiannya dan kesadarannya supaya pelebaran jalan ini bisa berjalan dengan baik. Ini tentu untuk kita semua agar KLU bisa lebih maju dari sisi infrastruktur,” ungkapnya saat menggelar siaran pers di Aula Kantor Bupati KLU, Jumat (16/6).
Menurut Djohan, dampak dari pelebaran jalan ini akan banyak kemungkinan bisa terjadi dan dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Mulai dari penebangan pohon, bocornya pipa PDAM akibat pemindahan, serta pemadaman lampu oleh PLN. Demikian dengan kemacetan, sehingga instansi terkait diminta untuk mengurai sejumlah persoalan tersebut agar persoalan bisa diatasi sedikit demi sedikit.
“Untuk penebangan pohon ini kita permaklumkan dulu, apabila nanti jalan ini sudah selesai pasti kita akan lakukan penghijauan kembali,” katanya.
Politisi PKB itu menjelaskan, pembangunan ruas jalan yang masuk dalam program Nasional ini progresnya sudah mencapai dua persen lebih. Pembangunan jalan ini baik itu dari pembebasan lahan hingga pembangunan fisiknya murni menggunakan dana dari pemerintah pusat. Selain ruas jalan, kata Djohan, pembangunan ini juga di dukung oleh pembangunan dua jembatan yakni jembatan Kokok Tenggolong dan Kokok Lengkukun.
“Untuk pembebasan saja pemerintah pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp 280 miliar. Dua jembatan ini total anggaranya sebesar Rp 23 miliar semuanya dari APBN, untuk progres saat ini sudah 31,63 persen,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati KLU, Danny Karter Febrianto Ridawan menambahkan, permakluman juga kepada masyarakat agar lebih berhati-hati untuk berkendara di malam hari karena beberapa titik bahu jalan sudah dilakukan penggalian.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Kita permakluman juga kepada dinas terkait untuk lebih memberi atensi di titik-tikik itu. Jika tidak ada police line tentu akan berbahaya untuk masyarakat apabila malam hari,” tandasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli






