Webinar Bahas Etika Pelajar di Dunia Digital. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Untuk memberikan pemahaman pentingnya etika pelajar di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar webinar literasi digital untuk komunitas pendidikan di wilayah Bali-Nusa Tenggara, Kamis (20/7) pagi, pukul 09.00 Wita.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

Mengusung tema ”Etika Pelajar di Dunia Digital”, diskusi daring (online) itu menghadirkan narasumber: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat H. Nasrun, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Barat Tajuddin, artis Roland International Mia Marcellina, dan Pingkan Maukar selaku moderator.

”Webinar ini bisa diikuti gratis dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/pendaftaranbalinustra2007. Selain mendapat e-sertifikat, panitia juga menyediakan hadiah e-money sebesar Rp 1.000.000.- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya kepada awak media, Rabu (19/7).

Terkait tema webinar, Kemenkominfo menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah menyasar segala aspek kehidupan. Kini, tidak ada sisi kehidupan manusia yang terlepas dari digitalisasi. Literasi digital perlu disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat.

”Hal itu tak lepas dari masih banyaknya pengguna internet di kalangan pelajar yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan pemahaman mengolah informasi tersebut dengan baik. Selain itu, masih banyak masyarakat yang terpapar oleh informasi yang tidak benar (hoaks),” jelas Kemenkominfo dalam rilis.

Ciri masyarakat digital yang lebih senang mencari sendiri informasi dan konten yang mereka inginkan, lanjut Kemenkominfo, turut memberikan andil paparan hoaks di masyarakat. Selain itu, mereka juga tak ragu untuk melakukan download maupun upload di media sosial, seolah belum eksis jika tidak melakukannya.

”Pelajar harus mengetahui nilai-nilai utama dunia digital, seperti kreativitas, kolaborasi dan kritis terhadap informasi. Kreativitas dapat dikembangkan melalui pengalaman menggunakan media digital yang meliputi mengolah kata, suara, angka, gambar, hingga pengenalan berbagai platform seperti media sosial, aplikasi layanan, situs dan lainnya,” rinci Kemenkominfo.

Etika pelajar di dunia digital, lanjut Kemenkominfo, mampu menjadikan dunia digital sebagai wahana pelajar mengaplikasikan ilmu yang dipelajari dengan etika yang benar, dan menumbuhkan sikap positif, kreatif dan produktif. ”Sehingga, ilmu yang dipelajari bisa menjadi solusi masalah bagi dirinya, dan bermanfaat bagi orang lain atau masyarakat luas,” tegas Kemenkominfo.

Webinar atau diskusi virtual di lingkungan komunitas merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat (komunitas) menuju Indonesia #MakinCakapDigital. ”Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada 2024,” imbuh Kemenkominfo.

Untuk diketahui, program #literasidigitalkominfo tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.

Kemenkominfo menambahkan, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia atau APJII dan We Are Social menemukan, pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 mencapai 220 juta orang. ”Bandingkan dengan data 2019, di mana jumlahnya tak lebih dari 175 juta orang,” jelasnya.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here