FOTO GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR NTB DENGAN KEPALA SMKN 1 JANAPRIA. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lombok Tengah – SMKN 1 Janapria telah meraih prestasi juara 1 dalam Lomba Kejuruan Siswa (LKS) tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tahun 2021 lalu di bidang kuliner.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

Lomba LKS Provinsi NTB tahun 2021 menjadi salah satu tonggak sejarah bagi SMKN 1 Janapria. Prestasi ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga mencerminkan komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dalam meningkatkan pendidikan dan pengembangan keterampilan siswa-siswi di Nusa Tenggara Barat.

Dalam kompetisi tersebut, siswa-siswi SMKN 1 Janapria menunjukkan keahlian luar biasa mereka dalam memasak, mengatur waktu, dan menghadapi tantangan di dunia kuliner. Mereka berhasil mengalahkan pesaing-pesaing tangguh dari seluruh NTB dan meraih predikat juara 1.

Prestasi SMKN 1 Janapria dalam Lomba LKS Provinsi NTB tahun 2021 di bidang kuliner adalah pencapaian luar biasa yang memperkaya dunia pendidikan di NTB. Sekolah ini akan terus berusaha untuk mencetak generasi-generasi berbakat dan berkompeten dalam berbagai bidang, sehingga dapat menjadi penopang pembangunan dan kemajuan NTB ke depan.

SMKN 1 Janapria terus menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan di Nusa Tenggara Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Sitti Rahmi Djalilah. Setelah meraih prestasi gemilang dalam Lomba Kejuruan Siswa (LKS) tingkat Provinsi NTB pada tahun 2021 di bidang kuliner, SMKN 1 Janapria menjadi salah satu utusan NTB dalam lomba tingkat nasional bidang kulinary. Hasil gemilang tersebut menunjukkan bahwa SMKN 1 Janapria memiliki program pendidikan dan pengembangan keterampilan kuliner yang unggul dan berkualitas.

Dengan meraih prestasi juara dalam Lomba LKS dan pemberian RPS Tata Boga, SMKN 1 Janapria semakin terjalin erat dengan komitmen untuk mendidik dan melatih generasi penerus yang memiliki keterampilan tinggi dalam dunia kuliner. Keputusan ini akan memungkinkan siswa-siswi SMKN 1 Janapria untuk menggapai masa depan yang cerah dalam karier kuliner mereka.

Dalam mengintegrasikan RPS Tata Boga, SMKN 1 Janapria telah merancang program Teknologi, Ekonomi, dan Bisnis Kuliner (TEFA) yang bertujuan untuk mengajarkan siswa-siswi tidak hanya keterampilan kuliner yang tinggi, tetapi juga aspek-aspek teknologi terkini dan pengelolaan bisnis. Dengan ini, siswa-siswi di SMKN 1 Janapria dapat mengembangkan pemahaman yang komprehensif tentang dunia kuliner yang sedang berkembang pesat.

Selain itu, pemberian RPS Tata Boga juga telah mendukung pembentukan kelas kewirausahaan di SMKN 1 Janapria. Kelas ini membuka peluang bagi siswa-siswi untuk belajar tentang konsep bisnis, perencanaan usaha, manajemen, dan aspek-aspek penting lainnya yang diperlukan untuk menjadi pengusaha kuliner sukses. Dengan bimbingan dan sumber daya yang diberikan oleh sekolah, siswa-siswi dapat mengembangkan ide-ide kreatif mereka menjadi bisnis yang menguntungkan.

Pengembangan TEFA menjadi BLUD adalah langkah strategis untuk memastikan program ini dapat terus berjalan dengan optimal dan berkelanjutan. Dengan menjadi BLUD, TEFA akan memiliki lebih banyak otonomi dalam mengelola sumber daya, termasuk anggaran, personil, dan fasilitas, yang akan mendukung peningkatan kualitas pendidikan kuliner.

Selain itu, SMKN 1 Janapria juga merencanakan untuk mengembangkan kelas kewirausahaan menjadi BLUD. Hal ini akan memungkinkan kelas ini untuk lebih fokus pada pengembangan bisnis kuliner dan memberikan peluang yang lebih besar bagi siswa-siswa untuk mengembangkan ide-ide bisnis kreatif mereka.

Transformasi TEFA dan kelas kewirausahaan menjadi BLUD adalah salah satu upaya SMKN 1 Janapria untuk terus berkembang dan memberikan layanan pendidikan yang lebih baik kepada siswa-siswi mereka. Ini juga mencerminkan visi pemerintah NTB di bawah kepemimpinan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Sitti Rahmi Djalilah untuk memajukan sektor pendidikan dan ekonomi kuliner di daerah ini.

Keberhasilan program Teknologi, Ekonomi, dan Bisnis Kuliner (TEFA) di SMKN 1 Janapria, yang dikenal sebagai TEFA Bogaria, telah menjadi sumber inspirasi bagi sekolah untuk mengintegrasikan kompetensi keahlian yang unggul dalam program-program keahlian lainnya. TEFA Bogaria, yang telah terbukti menciptakan lulusan yang siap bersaing dalam dunia kuliner, kini menjadi model bagi program-program serupa di masing-masing kelompok keahlian (KK) atau program keahlian lainnya di sekolah.

Kepala Sekolah SMKN 1 Janapria, H. Rahmat Dzakir SP.,M.Pd, menjelaskan, TEFA Bogaria adalah bukti bahwa integrasi kompetensi keahlian yang kuat dapat memberikan keunggulan bagi lulusan kami.

“Kami percaya bahwa dengan mengintegrasikan elemen-elemen TEFA ke dalam program-program keahlian lainnya. Kami dapat menciptakan lulusan yang lebih beragam, siap berinovasi, dan bersaing di berbagai industry,” ujarnya kepada media, Jumat (15/09/2023).

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

Integrasi kompetensi keahlian yang unggul lanjut Dzakir, seperti yang telah dicontohkan oleh TEFA Bogaria, adalah langkah cerdas dalam mempersiapkan siswa-siswi untuk masa depan yang penuh tantangan dan beragam. Sehingga SMKN 1 Janapria berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan vokasi yang inovatif dan relevan untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja yang berubah dengan cepat. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here