
GerbangIndonesia, Loteng – Akibat kemarau panjang tahun ini, ratusan warga dua desa, yaitu Selebung dan Aik Darek mengancam akan membuka paksa HLD Sungai Babak yang ditutup karena proyek yang dilakukan BWS sejak beberapa bulan lalu. Ancaman itu dilayangkan warga saat melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Loteng, Kamis (5/10).
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Pasalnya, meski selama ini warga dua desa itu mengalami kemarau panjang, tidak pernah sampai mengalami kerugian seperti ini di saat HLD Sungai Babak dimaksud tetap dibuka.
“Tapi sekarang ini petani sangat merugi, tambak (ikan) juga tidak bisa jalan, semuanya kacau dan kami merugi,” keluh Usman sebagai salah satu perwakilan warga dalam orasinya.
Warga meminta agar pemerintah mencarikan solusi bagi warga yang terdampak kekeringan ini. Sebab, lanjutnya, apabila bukan karena proyek yang sedang dijalankan pemerintah dalam hal ini BWS, maka wilayah dua desa sebenarnya tidak akan terlalu terdampak dengan kemarau seperti ini.
“Kalau bukan karena proyek ini, mungkin kami tidak akan terlalu terdampak seperti ini sebab beberapa kali kemarau kalau (HLD Sungai Babak) tidak ditutup seperti ini kami tidak pernah terlalu merugi seperti ini,” sambungnya kesal.
Warga berharap agar saluran terowongan HLD sungai babak yang saat ini tertutup dibuka kembali, agar suplai air bagi para petani bisa tercukupi.
“Kalau tidak dibuka dengan segera kami yang akan buka sendiri,” ancamnya.
Sementara itu Anggota DPRD Lombok Tengah dapil Batukliang – Batukliang Utara, H. A. Sidik mengatakan, pihaknya yang mewakili masyarakat Utara berupaya mencarikan solusi kaitannya dengan permasalahan air di dua desa ini.
Upaya tersebut yakni melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan BWS agar persoalan tertutupnya saluran HLD Kokoh Babak bisa selesai.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Kami akan segera berkoordinasi dengan BWS dan pemerintah secara umum untuk mendapatkan solusi mengenai hal ini,” janjinya saat menemui perwakilan warga. (fiq)
Editor: Lalu Habib Fadli






