Gerbangindonesia, Lombok Utara – Upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam memperjuangkan anggaran untuk pembangunan jalan lingkar utara akhirnya terbayarkan. Meski anggaran yang didapat dari pemerintah pusat masih jauh dari kebutuhan, namun jalan yang menjadi kebanggan masyarakat di kabupaten termuda di NTB itu akhirnya dapat dibangun di 2024 mendatang.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
“Paling telat 2024 sudah mulai di bangun,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kahar Rizal pada wartawan, Rabu (18/10/2023).
Kahar Rizal mengatakan, untuk pembangunan jalan lingkar utara ini pemerintah pusat akan menggelentorkan anggaran sekitar Rp 61 miliar, ditambah dari anggaran pokok pikiran (Pokir) sejumlah anggota DPR RI sekitar Rp 50 milar. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan terlebih dulu untuk pembangunan jalan sementara sisanya akan dikerjakan bertahap entah dari anggaran lain.
“Total anggaran yang kita dapat sekitar Rp 100 miliar lebih. Estimasi jumlah anggaran yang kita butuhkan sekitar Rp 700 miliar, meski masih jauh, tapi kita sangat bersyukur bisa mendapat anggaran ini,” jelasnya.
Untuk kesiapan sendiri lanjutnya, pemerintah sudah mempersiapkan semuanya dari jauh-jauh hari, bahkan begitu anggarannya turun sudah bisa langsung dibangun. Termasuk pembebasan lahan yang prosesnya dirasa tidak mudah lantaran objek lahan berada di pinggiran pantai.
“Kita sudah siap semua mulai dari lahan, FS, DED sudah siap semua tinggal kita menunggu anggaran yang akan digelontorkan pusat,” katanya.
Dengan anggaran Rp 100 miliar lebih itu, nantinya akan dibangun jalan sepanjang kurang lebih 3 kilometer dengan satu jembatan, pihaknya berharap dengan dibangunnya jalan lingkar utara ini akan lebih menumbuhkan ekonomi masyarakat disepanjang jalan tersebut dan kabupaten secara umum.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Kita akan bangun mulai dari arah timur dulu, ini langkah supaya ke depan ekonomi kita tumbuh pesat,” pungkasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli








