KTS saat melakukan reses di Tanak Embang. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Loteng – Masa reses kali ini, H. Ahmad Sidik atau yang lebih dikenal dengan nama Kak Tuan Sidiq (KTS) justru ditodong modal oleh para kelompok peternak ikan air tawar saat melakukan reses di Dusun Tanak Embang, Senin malam (05/02/2024).

Baca Juga: Hadiri Kampanye Terbuka, Sukiman Azmy Ajak Masyarakat Menangkan PKN

Diungkapkan, konstetuennya kebanyakan adalah para Pokdakan (Kelompok Peternak Ikan) yang mengeluhkan tentang kurangnya modal yang dimiliki.

Ditambahkan Politisi PKS itu, selain bertani masyarakat juga menggantungkan nasib dari tambak ikan air tawar yang bisa menghasilkan puluhan juta rupiah dalam sekali panen.

“Modal terbesar itu ada pada biaya pakan,” ungkapnya.

Namun selama ini para peternak kebanyakan merugi karena harga pakan yang naik turun sementara harga ikan air tawar relatif stagnan.

“Tidak kurang lima sampai enam kelompok per dusun, paling besar di Dusun Tanak Embang Benue dan sudah berjalan rata-rata di atas tiga tahun,” jelasnya.

Dari informasi yang diberikan para peternak ikan, per orang membutuhkan biaya pakan mencapai Rp 200 juta untuk lahan seluas 40 are.

Meski begitu, dia berani memastikan untuk tidak bisa memberikan bantuan modal secara langsung karena terkendala aturan saat ini yang memang tidak membolehkannya.

Hanya saja, dirinya berjanji akan mengupayakan bantuan dalam bentuk pakan dan prasarana pendukung lainnya sehingga aturan itu tidak dilanggar.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

“Insya Allah kita akan usulkan dan akan kita upayakan semaksimal mungkin,” tukasnya. (fiq)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here