
GerbangIndonesia, Sumbawa Barat – Ribuan pendukung pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmasyah, ST. MM dan Bakal Calon Wakil Bupati Hj. Hanifah Musyafirin, S.Pt MM. INov. (AMANAH) memadati Gedung Sesuai Ate Desa Beru Kecamatan Jereweh, Selasa malam (16/07/2024).
Baca Juga: SK DPP Jawab Spekulasi Kepastian Dukungan PKS untuk Pilkada KSB
Kehadiran H. Amar dan Hj. Hanifah di Kecamatan Jereweh kali ini dalam rangka Konsolidasi dan Pengukuhan Relawan dan Simpatisan.
Tokoh Masyarakat Kecamatan Jereweh, Hasan, SE menyerukan dukungan penuh masyarakat Jereweh untuk memenangkan pasangan Amar – Nanifah (AMANAH) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat periode 2024 -2029.
“Moto Jereweh Sesai Leng Dalam Gawe, yang artinya satukan suara dalam bekerja. Ini harus menjadi pegangan untuk bersatu memenangkan paket Amar – Hanifah,” katanya menggema.
“Kita bersama-sama bertangungjawab memenangkan pasangan ini. Kita usahakan 85 persen pemilih di Kecamatan Jereweh. Bila ada calon lain yang akan masuk, itu kami anggap tidak ada. Yang ada hanya pasangan AMANAH harga mati,” tegasnya lantang.
Senada yang dikatakan Ketua Tim Relawan Kecamatan Jereweh, Dedi Kiswanto. Dia menyatakan sikap untuk menjadi garda terdepan dalam perjuangan memenangkan paket AMANAH.
“Kita semua yang hadir di tempat ini terdiri dari tokoh agama, tokoh pemuda dan tidak kalah pentingnya tokoh perempuan. Di Kecamatan Jereweh AMANAH harus menang,” katanya memberikan bersemangat.
Di tempat yang sama, Bakal Calon Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmasyah berharap tim relawan yang telah dikukuhkan dapat bekerja bersama, dan ikut turun ke lapangan.
“Jangan kita merasa puas dengan kehadiran malam ini. Harus bisa menjadi lebih banyak lagi, dan juga mengajak semua masyarakat yang memang betul-betul mau mendukung secara ikhlas,” terangnya.
Lanjut Amar, kita tidak bisa mengatakan akan menang apabila masih terasa banyak, tetapi jadikan banyak sebagai modal awal melipatgandakan suara.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
“Beda pilihan boleh, tetapi silaturahmi tetap jalan. Tidak usah mengintimidasi dan tidak usah memaksa. Demokrasi ini adalah sebuah ajang silaturahmi. Berbeda pilihan dan berbeda pandangan itu biasa, tapi jangan sampai merusak hubungan silaturahmi,” ujarnya disambut riuh sorakan. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli






