GerbangIndonesia, Mataram – Untuk kesekian kalinya, bakal calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyapa masyarakat Bima dan Dompu. Melalui media sosialnya, Bang Zul memosting aktifitas kunjungannya di sana. Kunjungan bang zul kali ini bukan hanya untuk silaturahmi dengan masyarakat, namun membawa pesan mendalam dan cukup menarik.
Baca Juga: Ribuan Relawan Siap Menangkan Bang Zul – Abah Uhel
Bang zul sudah merangkul banyak tokoh penting Bima – Dompu, salah satunya adalah Drs. Zubair H. AR beliau adalah tokoh pendidikan di Kabupaten Bima.
Drs. Zubair H. AR adalah mantan kepala dinas pendidikan kabupaten Bima hampir 7 tahun. Beliau selama menjabat sebagai kepala dinas telah banyak berbuat untuk dunia pendidikan. Salah satunya mendirikan kampus Fokasi di kabupaten Bima.
Kampus Fokasi ini merupakan terobosan cemerlang almarhum Bupati Ferry Zulkarnain saat itu, dan Zubair H. AR selaku Kadis Dikpora saat sangat respect dan memberikan dukungan penuh atas terobosan Bupati saat itu. Karena itu adalah upaya strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Bima. Dan program ini sangat sejalan dengan arah program beasiswa yang dicanangkan oleh Gubernur Zulkieflimansyah.
“Tapi sayang nasib kampus Fokasi sekarang tidak jelas,” ungkapnya via WhatsApp dengan awak media.
Menurut Muma Zubair sapaan beliau, Bang Zul sangat pantas untuk didukung. Mengiat Bang Zul ini sangat konsen terhadap pendidikan di NTB.
Salah satunya adalah program beasiswa NTB yang telah berkontribusi mengirim anak muda NTB untuk menempuh pendidikan di luar negeri.
“Mungkin sudah ribuan anak muda Bima yang telah mendapatkan manfaat dari beasiswa ini,” papar Muma Zubair bangga.
Selain itu Muma Zubair sebagai tokoh pendidikan cukup berharap dengan hadirnya sosok Bang Zul nantinya mampu mengubah IPM NTB lebih baik lagi.
“Itulah kenapa kami sebagai tokoh-tokoh pendidikan Bima – Dompu mendukung beliau dalam Pilkada NTB kali ini,” cetusnya.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
Menurut mantan Ketua Pemenangan Dinda – Dahlan pada Pilkada Bima 2018-2024 yang lalu itu, nantinya kampus fokasi yang selama ini terbengkalai dan tidak jelas bagaikan pepatah “hidup segan mati tak mau” dapat kembali menjadi sarana pendidikan yang akan melahirkan cendekiawan muda Bima-Dompu ke depan. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli







