GerbangIndonesia, Sumbawa – Guna mengantisipasi masuknya Narkotika, Lapas Sumbawa Besar Kelas IIA Kemenkumham NTB memperketat pengawasan sesuai dengan SOP yang berlaku. Lapas Sumbawa Besar Kelas IIA sendiri termasuk dalam Satgas Tim Pencegahan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Baca Juga: Ribuan Relawan Siap Menangkan Bang Zul – Abah Uhel
“Kami konsisten melakukan upaya pencegahan, pembinaan atau rehabilitasi pengguna narkoba. Ada 25 persen penghuni Lapas dari Napi Narkotika, makanya kita harus lebih perketat lagi,” kata Kalapas Sumbawa Besar Kelas IIA, Purniawal kepada media, Senin (13/08/2024).
Mantan Kalapas Selong itu mengatakan, untuk mewujudkan Lapas Sumbawa BERSINAR (Bersih dari Narkoba), pihaknya melakukan treatment dengan melaksanakan rehabilitasi sosial ke narapidana Narkotika.
Sehingga selama kurun waktu tahun 2024 ini, Lapas Sumbawa Kelas IIA melakukan Rehabilitasi Sosial terhadap Napidana Narkotika sebanyak 50 warga binaan. Dalam hal ini, pihaknya bekerjasama dengan BNNK Sumbawa dan Dinas Kesehatan.
Kemudian selama program rehabilitasi ini lanjut Purniawal, warga binaan diberikan edukasi terkait bahaya narkoba. Di samping itu, pihaknya rutin melakukan razia pemeriksaan pengunjung yang berkunjung ke Lapas Sumbawa sesuai dengan standar operasional (SOP). Di mana pengunjung perempuan diperiksa oleh petugas perempuan, begitupula dengan pengunjung laki diperiksa petugas laki-laki secara ketat dan menyeluruh.
“Untuk mencegah barang terlarang ini masuk, kami secara rutin melakukan pemeriksaan ke kamar-kamar penghuni warga binaan. Allhamdulillah, adanya dukungan dari Kantor Kemenkumham RI, Lapas Sumbawa diberikan alat tes urine untuk mengetahui bagaimana situasi mereka. Ada tidaknya barang narkoba tersebut masuk, maka kami sepekan sekali rutin dilakukan tes urine terhadap narapidana narkotika,” bebernya.
Dengan adanya upaya-upaya tersebut, pihaknya berharap agar pola pikir warga binaan terkait narkoba ini musuh bersama yang merugikan diri sendiri, keluarga dan masyarakat.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
“Kami tanamkan ke warga binaan bahwa, narkoba ini barang merusak sendi-sendi kehidupan yang berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar masyarakat. Kami terus menerus memberikan edukasi terhadap bahaya narkoba ini, pembinaan, dan penyuluhan terhadap warga binaan Lapas. Allhamdulillah, selama ini Lapas Sumbawa masih aman dan terjaga dari masuknya barang-barang haram tersebut,” pungkasnya. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli







