Gerbang Indonesia|Lombok Tengah – Anggota DPRD Lombok Tengah, Nasarudin dari PAN Dapil IV kembali melaksanakan reses.

Kali ini sebagai lokasi perdana reses pada masa sidang II ini, Nasarudin memilih Dusun Tanak Rarang Bat (Barat) karena memang diminta oleh masyarakat sekitar.

H.Fahmi sebagai salah satu tokoh masyarakat Dusun Senyong  dalam kesempatan itu mengungkapkan mengenai ancaman yang dihadapi masyarakat akibat jembatan yang rawan terputus.

“Ini sangat mengkhawatirkan dan sebenarnya sudah banyak yang tahu tapi mungkin tidak dipedulikan,” keluhnya.

Dikatakan jembatan tersebut tidak memiliki pagar pembatas dan pelindung. Sementara setiap musim hujan datang jembatan ini banjir dan dilewati air bah.

Sementara tokoh pemuda Tanak Rarang Bat, Khotibul Umam lebih menekankan ke persoalan pertanian berupa irigasi. Dia juga meminta pembuatan sumur bor bagi masyarakat.

Kondisi Jembatan yang kerap membahayakan warga penggunanya

Selain itu, dia mengatakan bahwa infrastruktur jalan menjadi persoalan yang selama ini belum bisa ditangani. Padahal, ruas Stanggor – Bonder kondisinya sangat parah dan menjadi salah satu jalur ekonomi warga.

“Kalau bisa sumur bor itu jadi sumber air pertanian juga ini pak dewan,” harapnya.

Mendapat informasi ini, Nasarudin menjawab bahwa dia akan mengupayakan melalui pembahasan komisi. Sebab mengenai jalan dan jembatan kabupaten ini merupakan ranah langsung dari Pemda.

“Kami akan sampaikan melalui Komisi dan Banggar nanti kalau untuk jembatan, untuk sumur bor sebenarnya saya lebih mengupayakan ketersediaan air bersih. Tapi Insyaallah akan kita upayakan,” jawabnya.(fiq)

Reses anggota DPRD Loteng, H.Nasarudin, ST.di Dusun Tanak Rarang Bat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here