Penerimaan WTP ke-11 yang diterima oleh Bupati dan Ketua DPRD KLU. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara kembali mendapatkan Opini predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 kali secara berturut atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2024 yang dilaksanakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi NTB, Selasa (27/05/2025).

Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen

Laporan Hasil Pemeriksaan diterima langsung oleh Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar didampingi oleh Ketua DPRD Lombok Utara Agus Jasmani. Dengan diraihnya opini tersebut maka ini menbuktikan bahwa Pemerintah Daerah telah menjalankan pengelolaan keuangan dengan sangat baik. Tentu ini harus terus ditingkatkan untuk memacu kinerja disemua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Ini penilaian atas hasil kerja terutama di bidang keuangan kita bersyukur Lombok Utara diberikan opini wajar tanpa pengecualian yang kesebelas kalinya. Harapan kita dapat ditingkatkan terus ini menyangkut disiplin pengelolaan keuangan apalagi yang kita kelola ini adalah uang negara tentunya harus kita wujudkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada kesalahan dan kekeliruan dan kalaupun ada kita harus lakukan perbaikan,” ujar Bupati Najmul usai penerimaan WTP.

Dinilai dari berbagai aspek maka Lombok Utara patut berbangga. Tentu ini menjadi pelecut semangat pemerintah daerah untuk mempertahankan predikat tersebut ditahun mendatang. Politisi Perindo ini optimis daerah yang ia pimpin dapat meraih kembali WTP yang ke-12 kali di tahun mendatang.

“Kedepan kita harap tidak ada kesalahan kesalahan. Untuk WTP ke-12 tentunya saya optimis ya opini ini akan kita pertahankan namun kepada kepala opd harus bekerja dengan baik bersungguh sungguh mempedomani aturan aturan yang ada. Karena salah satunya yaitu kepatuhan kita kepada sistem yang sudah dibentuk oleh negara,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Utara Agus Jasmani mengatakan, pihaknya di legislatif menyambut baik dan mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dengan bukti WTP yang ke-11 ini. Kendati begitu, hal ini bukan dijadikan ukuran untuk berpuas diri melainkan untuk terus bekerja dengan baik agar apa yang belum sempurna untuk disempurnakan. Pihaknya berpesan supaya semua elemen saling bahu membahu kaitan dengan mempertahankan WTP ini di tahun mendatang.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi pihak pemda dalam menerima WTP ini. Tentu ini sebagai bukti pemerintah daerah telah melaksanakan pengelolaan keuangan dengan baik, tapi kita tidak boleh puas WTP belum tentu sempurna tentu ada catatan yang harus kita perbaiki supaya pengelolaan anggaran kita semakin baik,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lombok Utara Sahabudin menjelaskan, proses pemeriksaan sudah dilakukan oleh BPK jauh jauh hari. Beberapa catatan yang dilampirkan telah diperbaiki, maka demikian pihaknya sedari awal optimis Pemda Lombok Utara akan meraih WTP yang ke-11. Pihaknya menekankan supaya OPD untuk terus meningkatkan laporan keuangannya, dari serapan anggaran juga demikian sehingga hal ini bisa meminimilasir sejumlah catatan dalam pemeriksaan.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

“Kami optimis dan menyambut baik WTP sng ke-11 ini. Ini menjadi semangat bagi kami dalam bekerja kedepan, tentu kami akan meningkatkan kinerja dengan teman-teman OPD sebagaimana arahan BPK,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here