
Gerbangindonesia, Lombok Utara – Gonjang ganjing soal jabatan Direktur Utama (Dirut) Perumda Amerta Dayan Gunung kian kencang, kini santer dikabarkan jika Firmansyah akan mengundurkan diri. Isu tersebut menguat di mana direktur pada masa Pemerintah H. Djohan Sjamsu itu akan melepas kursinya pada akhir bulan ini.
Menyangkut isu ini, Asisten II Setda Lombok Utara Ir. Hermanto yang dikonfirmasi enggan membenarkan pun tak menampik adanya wacana mundur tersebut.
“Saya baru dengar isu belum lihat suratnya, isu saya dengar tanggal 30 (mundurkan diri),” ujarnya, Kamis (26/06/2025).
“Justru saya dapat setelah dari Kabag Ekonomi, kalau tanggal 30,” imbuhnya.
Selanjutnya, jika mundurnya Firmansyah dari posisi tersebut benar maka Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera bersikap. Mengingat PDAM merupakan aspek pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga dengan adanya wacana mundur tersebut tidak menganggu jalannya operasional di sana.
Mantan Kepala Bapenda Lombok Utara ini menilai, pihaknya akan melakukan koordinasi apakah akan ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) atau akan langsung dilakukan Pansel jabatan.
“Pasti ditunjuk Plt, setelah itu nanti pasti kami dan Kabag Ekonomi akan melakukan pansel,” ucapnya.
Di sisi lain, Direktur PDAM Amerta Dayan Gunung Firmansyah yang dikonfirmasi terpisah, hingga berita ini diturunkan belum merespons pertanyaan media ini.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar melakukan evaluasi menyeluruh tidak hanya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melainkan juga kepada Perusahaan Air Minum Daerah. Ia menilai evaluasi ini penting untuk meningkatkan kinerja di masa pemerintahan yang ia pimpin.(iko)






