
GerbangIndonesia, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal secara resmi melepas kontingen atlet marathon kursi roda NTB yang akan berlaga di Maybank Marathon 2025 di Bali pada 24 Agustus mendatang. Acara pelepasan berlangsung di kantor Gubernur NTB, Jumat sore (22/08/2025).
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
Ketua Yayasan Harapan Sahabat (HARSA) NTB, Lalu Muhammad Saleh menjelaskan bahwa kontingen ini terdiri dari 10 atlet difabel, dengan rincian 7 laki-laki dan 3 perempuan, yang semuanya merupakan anggota HARSA NTB.
“Semua anggota kita wadahi untuk segala hal, dari sisi sosial ekonominya. Ke depan, selain mereka jadi atlet, mereka juga lagi belajar untuk berusaha membuka bisnis, di mana nanti akan dibantu oleh Yayasan HARSA NTB dan tentu didukung oleh Pemprov NTB,” ujar Miq Aleh sapaannya.
Salah satu atlet berprestasi yang akan ikut berlaga adalah Zulaifi, peraih medali perak pada ajang yang sama di tahun sebelumnya. Miq Aleh berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan ruang dan fasilitas latihan yang memadai bagi para atlet difabel. Mengingat mereka memiliki potensi besar di berbagai cabang olahraga, seperti angkat beban dan olahraga prestasi lainnya.
“Karena hari ini kita kekurangan fasilitas pendukung dan pembinaan. Kami berharap support darj semua masyarakat, termasuk pemerintah daerah,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan rasa bangga dan mendoakan kesuksesan para atlet.
“Semoga sukses. Kami di sini mendoakan dan bangga. Berjuang demi nama NTB dalam keterbatasan,” kata Gubernur.
Gubernur juga memberikan semangat kepada para atlet. “Semoga sehat semua. Kendala apapun, Kami bapak ibumu. Insya Allah Kami akan selalu ada untuk kalian,” tegasnya.
Untuk diketahui, Maybank Marathon 2025 akan diselenggarakan di Bali United Training Center (BUTC) dan menawarkan lima kategori, termasuk kategori kursi roda. Ajang ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga memberdayakan komunitas dan memperkenalkan nama Indonesia di kancah internasional. (abi)
Editor: Lalu Habib Fadli






