GerbangIndonesia, Lombok Timur – Ketersediaan bahan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Timur dipastikan aman. Hal itu berkat kontribusi petani Sembalun yang terus memasok aneka sayuran segar dari kaki Gunung Rinjani.
Sembalun selama ini dikenal sebagai sentra hortikultura, dengan komoditas utama kentang, wortel, brokoli, serta berbagai sayuran lain. Sedikitnya 25 kelompok tani di wilayah tersebut aktif mendistribusikan hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG yang tersebar di Lombok Timur.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, kentang varietas Citra menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing tinggi. “Produksi kentang di Sembalun bisa mencapai 20 ton per hektare dengan masa tanam empat bulan. Kualitasnya sudah diakui dan sebagian hasilnya dipasarkan hingga Pulau Jawa,” jelasnya, Jumat (26/9/2025).
Ia menambahkan, lahan kentang yang saat ini mencapai sekitar 50 hektare telah lama mendapat pendampingan pemerintah, sehingga petani mampu mengembangkan bibit secara mandiri. Pola tanam kelompok juga membuat hasil produksi lebih stabil dan terkoordinasi.
Di sisi lain, pembangunan dapur MBG yang ditargetkan sebanyak 166 unit baru terealisasi 67 unit. Namun, Kasturi memastikan pasokan sayur maupun bahan pangan lain tetap mencukupi. “Lombok Timur masih surplus beras, telur, dan daging. Jadi sekalipun seluruh dapur sudah beroperasi, petani lokal siap memenuhi kebutuhan,” tegasnya.
Dengan dukungan penuh sektor pertanian, program MBG diharapkan tidak hanya menjamin gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi petani di daerah tersebut. (*)







