GerbangIndonesia, Lombok Timur — Desa Pengadangan di Kecamatan Pringgasela kembali menjadi pusat kegiatan budaya dan pelayanan masyarakat dengan dimulainya Festival Pesona Budaya Pengadangan VII. Acara yang digelar di lapangan desa ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, pada Sabtu malam, (08/11/2025).
Sejak awal kegiatan, antusiasme warga terlihat jelas. Lapangan desa dipadati pengunjung yang datang untuk menyaksikan beragam pertunjukan budaya sekaligus memanfaatkan pelayanan publik yang dihadirkan dalam festival tersebut. Tahun ini, penyelenggara mengusung tema “Metu Telu: Nafas Harmoni di Tanah Sasak,” yang menggambarkan nilai keselarasan dalam budaya Sasak.
Panggung utama diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni, termasuk penampilan tarian tradisional dan atraksi peresean yang langsung memikat perhatian masyarakat. Banyak warga terlihat mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.
Selain atraksi budaya, festival ini menghadirkan pelayanan terpadu dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Warga dapat mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan seperti akta kelahiran, KTP, Kartu Keluarga, hingga akta kematian melalui stan pelayanan Dukcapil. Layanan kesehatan, perpajakan, bazar UMKM, dan pasar murah juga disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung ekonomi lokal.
Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pergelaran budaya, tetapi juga bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Ia mengajak warga memanfaatkan layanan adminduk untuk memastikan data keluarga tercatat dengan benar.
“Data kependudukan yang akurat sangat penting, karena berdampak pada banyak hal, seperti pengurusan pensiun hingga hak waris,” ujar Edwin.
Ia juga mendorong warga melakukan pembaruan data, terutama data pendidikan atau status keluarga yang sudah berubah namun belum diperbarui.
Kehadiran sejumlah kepala dinas pada pembukaan festival menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan ini. Selain memperkuat pelestarian budaya, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong geliat ekonomi desa.
Festival Pesona Budaya Pengadangan VII akan berlangsung hingga 26 November, dengan rangkaian agenda seni, budaya, dan pelayanan publik yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.(dan)







