GerbangIndonesia, Lombok Timur – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri Milad Muhammadiyah ke-113 dan memanfaatkan momentum tersebut untuk mengajak seluruh elemen daerah bersiap menghadapi perubahan arah kebijakan fiskal nasional. Ia menekankan bahwa dinamika baru dalam pengelolaan anggaran pusat menuntut pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian secara menyeluruh.
Dalam sambutannya, Edwin menyatakan bahwa tema Milad tahun ini memiliki hubungan erat dengan upaya pemerintah mewujudkan pembangunan yang lebih adaptif dan berbasis konsep SMART. Ia juga menilai Muhammadiyah sebagai mitra strategis yang dapat membantu daerah mendorong berbagai program prioritas, termasuk penguatan pendidikan serta realisasi program MBG.
Edwin mengungkapkan bahwa penurunan dana transfer pusat tahun ini membawa tantangan tersendiri bagi daerah. Ia menegaskan bahwa memperkuat komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pembangunan.
“Tahun ini kita berada dalam masa penyesuaian. Tahun depan akan ada banyak pembenahan, namun semua itu membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak,” jelasnya.
Ketua PD Muhammadiyah Lombok Timur, Roma Hidayat, turut memberikan penjelasan mengenai makna tema Milad “Memajukan Kesejahteraan Bangsa.” Ia mengatakan bahwa tema tersebut menjadi penegasan kembali misi Muhammadiyah untuk terus berkontribusi pada kehidupan masyarakat melalui penguatan nilai keislaman dan gerakan sosial.
Selain seremoni utama, peringatan Milad juga diisi dengan sosialisasi terkait Muhammadiyah Boarding School (MBS), pemberian penghargaan kepada sejumlah tokoh, serta Tabligh Akbar bersama TGH. Falahuddin.
Acara yang dipusatkan di halaman STIA Muhammadiyah ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTB, perwakilan OPD dan Forkopimda, Kemenag Lombok Timur, Kepala Lapas Kelas II Selong, hingga organisasi keagamaan, partai politik, serta tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.(dan)





