Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB, Eddy Sophiaan

GerbangIndonesia, Mataram – Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Nusa Tenggara Barat mengambil langkah tegas dengan membekukan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa. Pembekuan ini ditempuh setelah MPC Sumbawa dinilai gagal total dalam menjalankan instruksi konsolidasi organisasi. Pernyataan resmi ini disampaikan di Markas MPW Pemuda Pancasila NTB pada Kamis (27/11/2025).

Menurut MPW NTB, sejak Agustus 2024, MPC Sumbawa diwajibkan menuntaskan pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan, yang merupakan prasyarat vital bagi eksistensi organisasi. Namun, instruksi tersebut tidak menunjukkan progres yang bertanggung jawab hingga akhir tahun 2024. Selain itu, pemenuhan target registrasi Kartu Tanda Anggota (KTA) hanya mencapai 50 anggota aktif. MPC Sumbawa justru menyampaikan keluhan tanpa solusi konkret terhadap tuntutan konsolidasi, alih-alih menunjukkan inisiatif penyelesaian.

MPW NTB menegaskan bahwa proses pembekuan dilakukan secara konstitusional setelah MPC Sumbawa mengabaikan dua kali surat peringatan. Surat Peringatan Pertama diterbitkan pada 15 Januari 2025, yang kemudian disusul Surat Peringatan Kedua pada 28 Februari 2025, karena tidak adanya laporan kegiatan, klarifikasi, maupun upaya perbaikan yang dilakukan oleh MPC Sumbawa.

Ketua MPW Pemuda Pancasila NTB, Eddy Sophiaan, menegaskan bahwa keberlangsungan dan kemandirian organisasi harus selalu dijaga melalui kepemimpinan yang aktif dan bertanggung jawab. “Organisasi tidak boleh berhenti berjalan. Pemuda Pancasila harus hadir sebagai kekuatan pemuda yang tertata dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Eddy Sophiaan.

Dengan dibekukannya Kepengurusan MPC Sumbawa Periode 2023–2027, MPW NTB langsung menunjuk Tim Caretaker untuk mengambil alih kepemimpinan sementara. Wakil Ketua MPW Bidang Organisasi, Indra Jaya, menambahkan bahwa pembekuan ini bertujuan memulihkan konsolidasi yang terhenti. Tim Caretaker kini bertugas memimpin pemulihan organisasi, mempercepat pembentukan PAC, serta menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) dalam waktu yang ditentukan. MPW NTB memastikan tindakan ini adalah bagian dari upaya menjaga marwah organisasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here