GerbangIndonesia, Lombok Timur — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menggulirkan program bantuan pangan bagi masyarakat yang berada pada kategori miskin ekstrem. Program tersebut ditandai dengan kegiatan peluncuran yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pringgabaya Utara, Rabu (17/12/2025), sebagai bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, yang mewakili Bupati Lombok Timur, menyampaikan bahwa bantuan ini tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian inflasi di tingkat daerah. Ia menegaskan bahwa setiap program pemerintah harus dijalankan secara terbuka dan dapat diawasi bersama agar tepat sasaran.
Menurut Sekda, tantangan pengentasan kemiskinan di Lombok Timur masih cukup besar. Data terbaru menunjukkan jumlah penduduk yang masuk kategori miskin masih signifikan, sehingga dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa untuk mempercepat penanganannya.
Ia meminta para camat dan kepala desa berperan aktif dalam mengawal distribusi bantuan dengan berpedoman pada data sosial ekonomi nasional yang telah ditetapkan. Pendataan yang akurat dinilai menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana akibat kondisi cuaca ekstrem. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, lanjutnya, turut menunjukkan kepedulian dengan menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi daerah lain di Indonesia yang terdampak bencana alam.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman, menjelaskan bahwa bantuan pangan yang disalurkan berjumlah lebih dari 15 ribu paket. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan.
Distribusi bantuan akan dilakukan secara bertahap ke seluruh kecamatan di Lombok Timur dan dikhususkan bagi warga yang masuk dalam kategori sangat miskin atau miskin ekstrem. Pendanaan program ini bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialokasikan untuk mendukung perlindungan sosial masyarakat.
Kegiatan peluncuran program dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimcam Pringgabaya, para kepala desa, serta perwakilan warga penerima manfaat. Pemerintah daerah berharap program bantuan pangan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat upaya penurunan angka kemiskinan di Lombok Timur.(dan)







