
GerbangIndonesia, Mataram – Halaman Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB mendadak meriah pada Minggu (09/02/2026). Ribuan pedagang asongan dari berbagai kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) berkumpul merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) perdana Asosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB.
Mengusung tema “Asongan Sejahtera, NTB Makmur Mendunia”, acara ini menjadi momentum penting dalam upaya menaikkan kelas para pejuang ekonomi akar rumput di Bumi Gora.
Mewakili Pemerintah Provinsi NTB, Asisten I Setda NTB, Dr. H. Fathul Gani memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi APA NTB yang baru menginjak usia satu tahun namun sudah menunjukkan pergerakan yang luar biasa.
Dalam sambutannya, Fathul Gani mengajak seluruh tamu undangan untuk melariskan dagangan para anggota APA yang hadir. Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi agar pedagang asongan tidak dipandang sebelah mata.
“Kita ingin mengangkat harkat dan martabat pedagang asongan agar setingkat dengan pedagang di pusat perbelanjaan modern. Jika tahun ini di Islamic Center, tahun depan kita harapkan bisa di pelataran Epicentrum Mall sebagai simbol bahwa mereka naik kelas,” ujar Fathul Gani optimistis.
Fathul Gani juga menegaskan instruksi Gubernur bahwa tidak boleh ada penggusuran terhadap pedagang asongan maupun PKL.
“Pol PP harus menjadi sahabat pedagang. Yang dilakukan bukan menggusur, melainkan menata dan memberikan lokasi yang layak agar mereka bisa berusaha dengan tenang,” tambahnya.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap digitalisasi dan modernisasi UMKM, acara ini diwarnai dengan penyerahan bantuan gerobak listrik kepada anggota APA NTB yang diserahkan langsung oleh Asisten I Setda NTB. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan jangkauan jualan para pedagang.
Ketua Umum APA NTB, Kamarudin dalam orasinya menyampaikan bahwa lahirnya asosiasi ini adalah untuk memberikan perlindungan dan payung hukum bagi para pedagang.
“Tugas kami di pengurus pusat adalah memastikan suara pedagang asongan didengar. Kami hadir untuk mensinergikan kepentingan anggota dengan regulasi pemerintah, agar tidak ada lagi tarik-menarik kepentingan di lapangan. Kita ingin semua sejahtera bersama,” tegas Komeng, sapaan ketua umum.
Senada dengan itu, Ketua Panitia HUT, Mawardin, S.Sos., melaporkan bahwa rangkaian acara ini telah berlangsung selama sepekan dengan berbagai lomba, termasuk lomba mancing, dan puncaknya adalah pesta rakyat hari ini.
“Kami berterima kasih atas kehadiran ribuan anggota dari seluruh penjuru NTB. Ini adalah bukti soliditas kita. Terima kasih juga kepada seluruh OPD dan mitra yang telah mendukung penuh acara perdana ini hingga berjalan sukses,” ungkap Mawardin.
Perayaan ini turut dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD lingkup Provinsi NTB, Ketua Dewan Penasihat APA NTB sekaligus Komisaris Utama Bank NTB Syariah, Anis Mudjahid Akbar, serta perwakilan organisasi mitra lainnya.
Acara Pesta Rakyat ini diselangi dengan berbagai hiburan, yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pedagang asongan yang berjualan di lokasi acara. (*)








