GerbangIndonesia, Lombok Timur – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal memberikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Madani Lombok atas dedikasi dan pengabdiannya selama dua dekade dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak.
Apresiasi tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) NTB, H. Amir, S.Pd., M.M pada peringatan Milad ke-20 Pondok Pesantren Al-Madani Lombok yang dirangkaikan dengan Wisuda Huffazul Quran ke-15, Minggu (14/06/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menilai perjalanan 20 tahun Al-Madani merupakan bukti komitmen pesantren dalam membangun peradaban melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Islam.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan persaingan global yang semakin ketat, bangsa Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, akhlak mulia, dan spiritualitas yang baik.
Gubernur juga mengapresiasi tema Milad tahun ini, “Transformasi Menuju Pesantren Bermutu dan Berdaya Saing Global”. Menurutnya, pesantren harus mampu mempertahankan jati diri keislaman sekaligus beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia modern.
“Pesantren masa depan harus mampu melahirkan generasi yang kuat iman dan takwanya, unggul dalam ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, serta memiliki kemampuan berbahasa asing untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur turut menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati Huffazul Qur’an yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan pendidikan mereka.
Ia berpesan agar para hafiz dan hafizah menjadikan wisuda sebagai awal pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Gubernur juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan wali santri yang telah mendukung pendidikan putra-putrinya di Pondok Pesantren Al-Madani Lombok.
Menutup sambutannya, Gubernur optimistis Ponpes Al-Madani akan terus berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan di NTB yang mampu melahirkan generasi beriman, berilmu, berkarakter, dan berdaya saing global. (*)








