
GerbangIndonesia, Lombok Barat — Duka mendalam menyelimuti keluarga korban tragedi kebakaran KMP Putri Yasmin. Informasi yang diterima GerbangIndonesia, salah satu korban yang dinyatakan meninggal dunia bernama Indah Dwi Septiani.
Indah Dwi Septiani, perempuan berusia 20 tahun, menjadi salah satu korban dalam tragedi KMP Putri Yasmin. Korban diketahui merupakan anak dari salah satu anggota Polda NTB.
Kabar duka tersebut menambah kesedihan di tengah suasana haru keluarga korban yang hingga kini masih menunggu kepastian kondisi anggota keluarga mereka di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Tangis keluarga pecah saat kabar mengenai adanya korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut diterima. Mereka berharap seluruh proses evakuasi dan identifikasi korban dapat dilakukan dengan cepat dan penuh kehati-hatian.
Sebelumnya, pihak terkait menyampaikan bahwa proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR bersama aparat gabungan. Korban meninggal dunia kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini di turunkan pihak ASDP belum mengeluarkan statemen terkait penyebab meninggalnya korban.
Kepastian mengenai seluruh korban masih menjadi penantian panjang bagi keluarga yang berada di Pelabuhan Lembar.
Puluhan Keluarga Korban Padati Pelabuhan Lembar, Menanti Kepastian Nasib Keluarga
Di satu sisi, ratusan keluarga korban insiden KMP Putri Yasmin masih memadati kawasan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, hingga Rabu siang (12/8/2026). Mereka datang dengan harap-harap cemas untuk mendapatkan kepastian mengenai kondisi anggota keluarga yang berada di kapal tersebut.
Suasana haru dan tegang terlihat di tengah kerumunan keluarga korban. Sebagian terus menunggu informasi terbaru dari petugas, sementara lainnya berusaha mencari kabar mengenai keberadaan keluarga mereka.
Keluarga korban berharap tim SAR dan aparat yang terlibat dalam proses evakuasi dapat segera memberikan informasi mengenai kondisi para penumpang.
Hingga kini, keluarga masih menanti kepastian di Pelabuhan Lembar. Mereka berharap seluruh anggota keluarga yang belum diketahui kabarnya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
“Kami hanya ingin kepastian. Kami menunggu kabar dari petugas. Semoga keluarga kami selamat,” ujar Ibu Heri asal Ampenan, salah seorang keluarga korban. (dil)







