Moto GP Mandalika Indonesia. FOTO IST

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menyiapkan strategi khusus untuk memaksimalkan dampak ekonomi dari gelaran MotoGP Mandalika 2026. Fokus utama diarahkan pada wisatawan yang datang sebelum dan setelah balapan berlangsung agar mau memperpanjang masa tinggal mereka di Pulau Lombok, khususnya di kawasan Lombok Utara.

Kepala Dinas Pariwisata KLU, Denda Dewi Tresni Budi Astuti, mengatakan meski Lombok Utara tidak menjadi lokasi utama penyelenggaraan MotoGP, daerah tersebut tetap memiliki peluang besar sebagai kawasan penyangga yang menawarkan berbagai destinasi unggulan.

Menurutnya, wisatawan yang telah menyaksikan balapan biasanya memiliki waktu lebih leluasa untuk menikmati destinasi wisata lainnya di Lombok.

“Kalau kami lebih kepada setelah balapnya. Harapan kita tentu berdampak kepada ekonomi masyarakat, lenght of stay-nya juga. Mereka bisa lebih lama. Tahun lalu juga ada beberapa pembalap yang berlibur ke tiga Gili,” ujar Denda Dewi, Senin (14/09/2026).

Ia menjelaskan, kawasan Tiga Gili yakni Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, serta sejumlah destinasi wisata daratan di Lombok Utara menjadi andalan yang ditawarkan kepada wisatawan. Kehadiran wisatawan pascabalapan diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, mulai dari sektor perhotelan, restoran, transportasi hingga pelaku UMKM.

Untuk mendukung kelancaran mobilitas wisatawan, Dinas Pariwisata KLU juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Perum DAMRI. Salah satu opsi yang disiapkan adalah layanan transportasi yang menghubungkan kawasan Bangsal dengan Mandalika.

“Kesiapan transportasi dan akomodasi menjadi bagian penting agar wisatawan tetap merasa nyaman selama di Lombok,” jelasnya.

Selain membidik wisatawan domestik dan mancanegara yang menonton helatan Moto GP, Pemkab Lombok Utara juga berharap agar para pembalap memilih destinasi wisata yang ada di Lombok Utara untuk mengisi waktu sengang. Hal ini merupakan promosi yang efektif di rasa Dende, mengingat pada tahun sebelumnya beberapa pembalap ketika liburan ke gili dapat memberikan efek instan kaitan promosi.

“Melalu kolaborasi dengan industri dan UMKM kami yakin dampak Moto GP akan bisa meningkatkan ekonomi pariwisata yang ada di Lombok Utara secara khusus dan NTB secara umum,” pungkasnya.(iko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here