GerbangIndonesia, Lombok Barat – Aksi dugaan pencurian helm terjadi di area parkir RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Senin (21/09/2026). Aksi tersebut bahkan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area parkir rumah sakit.

Dalam rekaman CCTV, seorang wanita terlihat datang ke area parkir sekitar pukul 07.55 WITA. Wanita tersebut diduga berpura-pura masuk dan memarkir sepeda motornya di area parkir rumah sakit.

Tak lama kemudian, wanita tersebut diduga mengambil helm milik salah satu pengunjung yang terparkir di lokasi. Helm tersebut kemudian dipindahkan ke sepeda motor yang digunakannya sebelum meninggalkan area parkir.

Pihak pengelola parkir RSUD Tripat Gerung yang menerima laporan kehilangan langsung melakukan pengecekan terhadap rekaman CCTV untuk mengetahui kejadian tersebut.

Koordinator Pengelola Parkir RSUD Tripat Gerung, Fathul Ilmi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait kehilangan helm tersebut.

Menurut Ilmi, pihak pengelola telah mengantongi rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pengambilan helm oleh seorang wanita.

“Kami mengimbau kepada yang bersangkutan agar segera menyerahkan diri dan mengembalikan helm milik pengunjung tersebut,” ujar Fathul Ilmi.

Ilmi menegaskan, pihak pengelola parkir tidak akan tinggal diam terhadap segala bentuk tindakan yang merugikan pengunjung, khususnya di lingkungan rumah sakit.

Ia menyebut langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus keseriusan pengelola dalam menjaga keamanan dan kenyamanan para pengguna jasa parkir.

“Kami tidak segan untuk menindak tegas segala bentuk hal-hal negatif yang merugikan pengunjung. Ini merupakan bentuk tanggung jawab dan keseriusan kami sebagai pengelola parkir,” tegasnya.

Ilmi juga berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan serupa. Menurutnya, apabila dugaan pencurian tersebut terbukti, perbuatan itu memiliki konsekuensi hukum.

“Kalau memang niatnya mencuri, tentu ada konsekuensi hukum. Kami berharap ada itikad baik dari pelaku untuk mengembalikan helm tersebut,” katanya.

Pihak pengelola parkir saat ini masih membuka ruang bagi terduga pelaku untuk menunjukkan itikad baik dengan mengembalikan helm milik pengunjung.

Namun demikian, pengelola menegaskan bahwa keamanan area parkir tetap menjadi perhatian serius dan setiap tindakan yang merugikan pengunjung akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. (dil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here